Indonesia dan ASEAN Harus Perkuat Prinsip Politik Bebas Aktif

Sonya Michaella    •    Sabtu, 17 Sep 2016 12:55 WIB
diplomasi luar negeri
Indonesia dan ASEAN Harus Perkuat Prinsip Politik Bebas Aktif
Para pembicara dalam forum FPCI (Foto: Sonya Michaella/MTVN)

Metrotvnews.com, Jakarta: Indonesia harus terus bersama-sama berjalan dengan ASEAN di dunia internasional dengan membawa prinsip politik bebas aktif.
 
"Indonesia sebagai salah satu pendiri ASEAN, harus terus berjalan beriringan dengan ASEAN di dunia internasional," kata Founder FPCI, Dino Patti Djalal, pada Forum FPCI, di Kota Kasablanka, Jakarta, Sabtu (17/9/2016).
 
Ia pun mengungkapkan bahwa ada rumor di mana Indonesia akan keluar dari ASEAN yang di mana langsung dibantahnya karena Indonesia tak akan keluar dari ASEAN.
 
"ASEAN adalah poros Asia di dunia internasional. Indonesia akan terus berjalan dengan ASEAN," jelasnya.
 
Indonesia, lanjut dia, adalah negara yang dianggap kuat oleh negara-negara lain.
 
"Jadi performa Indonesia sudah tak diragukan lagi. Yang dibutuhkan, adalah diperkuat dan tetap dengan prinsip politik bebas aktif," ujarnya lagi.
 
Dino juga mengatakan bahwa Indonesia memiliki kemampuan yang kuat untuk memainkan middle power di dunia internasional.
 
Ia menambahkan kekuatan maritim yang kuat juga harus dimiliki Indonesia saat ini. "Kapabilitas dan Indonesia harus melindungi wilayah maritimnya," tegas Dino  di Conference on Indonesian Foreign Policy, di Kota Kasablanka.
 
Dalam forum internasional yang cukup besar ini menghadirkan sejumlah tokoh penting di Indonesia terkait dengan masalah politik Indonesia dan luar negeri.
 
Sejumlah pejabat Kementerian Luar Negeri pun dijadwalkan menjadi pembicara untuk beberapa topik. Tak ketinggalan Menteri Keuangan Sri Mulyani juga akan menjadi pembicara serta Menteri Koordinator Politik Hukum dan HAM, Wiranto yang memberikan pidato pembuka.



(FJR)

Hillary Clinton Janjikan Biaya Kuliah Gratis

Hillary Clinton Janjikan Biaya Kuliah Gratis

18 hours Ago

Dalam kampanyenya bersama Bernie Sanders, Calon Presiden Amerika Serikat Hillary Clinton menyatakan…

BERITA LAINNYA