Kapal Feri Tenggelam di Thailand, 15 Orang Tewas

Willy Haryono    •    Senin, 19 Sep 2016 11:04 WIB
kecelakaan kapal
Kapal Feri Tenggelam di Thailand, 15 Orang Tewas
Petugas mencari dan menyelamatkan korban kecelakaan kapal feri di sungai Chao Phraya, Thailand, 18 September 2016. (Foto: AFP/DAILYNEWS)

Metrotvnews.com, Bangkok: Sedikitnya 15 orang tewas dalam tenggelamnya sebuah kapal feri di sungai Chao Phraya di utara Bangkok, Thailand, Minggu 18 September. 

Data terbaru otoritas setempat hingga Senin (19/9/2016) pagi menunjukkan bahwa 44 penumpang feri terluka, sedangkan 15 lainnya masih dinyatakan hlilang. 

Menurut kantor berita The Nation, kapal yang mengangkut lebih dari 100 orang itu sedang berlayar di Chao Phraya di provinsi Ayutthaya sekitar pukul 16.00 sore. Feri kelebihan muatan itu kemudian menabrak sebuah tiang di depan kuil Sanam Chai usai bermanuver menghindari kapal kargo besar.  

Seperti dikutip Asian Correspondent, tidak ada warga negara asing yang menjadi korban dalam tragedi ini. 

Upaya pencarian dan penyelamatan dihentikan tadi malam karena terhambat hujan deras dan minimnya penerangan. 

Sejumlah pihak mengestimasi kapal tersebut mengangkut lebih dari 150 orang pada saat kejadian. Padahal, kapal tersebut didesain hanya untuk mengangkut 50 penumpang. 

"Banyak penumpang yang mencoba melompat dari kapal dan berenang ke tepian, yang berjarak sekitar tiga hingga lima meter," kata Annop Kudeephan, seorang korban selamat berusia 50 tahun. 

Sebelum insiden, semua penumpang feri tersebut mengikuti acara keagamaan di Masjid Takia Yokin di Ayutthaya. 

Kolonel Polisi Surapong Thampitak mengatakan kepada saluran televisi ThaiPBS bahwa semua penumpang feri tersebut adalah Muslim. 

Catatan Buruk Transportasi Air


Petugas mengevakuasi korban kapal tenggelam di sungai Chao Phraya. (Foto: AFP)

Mengutip pejabat Departemen Pelabuhan Thailand Surasak Sansombat, ThaiPBS melaporkan bahwa kecelakaan -- selain akibat kelebihan muatan -- juga mungkin diakibatkan adanya arus kuat di Chao Phraya. 

Thailand mengandalkan kapal feri dan transportasi air lainnya untuk mendukung sektor pariwisata. Namun, catatan keselamatan transportasi air di Thailand relatif buruk. 

Berdasarkan laporan The Bangkok Post, Wakil Gubernur Ayutthaya Rewat Prasong mengatakan sebagian besar penumpang berdiri secara tiba-tiba saat feri melakukan manuver menghindari kapal kargo. Gerakan serentak penumpang yang berdiri dari kursinya tersebut membuat kapal tenggelam. 

Prasong menyebut sepuluh dari 44 korban luka berada dalam kondisi kritis. Hingga saat ini, operasi pencarian korban masih dilakukan.


(WIL)