Perlindungan WNI seperti Isu Siti Aisyah Dibahas Menlu RI dan Menlu Malaysia

Fajar Nugraha    •    Jumat, 11 Aug 2017 11:43 WIB
indonesia-malaysia
Perlindungan WNI seperti Isu Siti Aisyah Dibahas Menlu RI dan Menlu Malaysia
Menlu Retno Marsudi dan Menlu Malaysia Anifah Aman dalam pertemuan ke-15 JCBC antara Indonesia dan Malaysia (Foto: Fajar Nugraha/Metrotvnews.com).

Metrotvnews.com, Jakarta: Pada pertemuan Komisi Kerja Sama Bilateral ke-15 atau Joint Commission for Bilateral Cooperation (JCBC), antara Menteri Luar Negeri Indonesia dan Menlu Malaysia turut membahas isu Siti Aisyah.
 
Menlu Malaysia Anifah Aman menyebutkan, pertemuan ke-15 JCBC ini juga bertepatan dengan 60 tahun hubungan diplomatik antara Indonesia dan Malaysia.
 
"Kesepakatan pertemuan sudah ditandatangani. Ini merupakan prestasi dan manifestasi komitmen kedua belah pihak untuk menangani isu-isu kepentingan bersama," ujar Menlu Anifah, usai melakukan pertemuan di Gedung Pancasila, Jakarta, Jumat 11 Agustus 2017. 
 
"Kami juga membahas isu-isu yang menjadi kepentingan bersama dengan tujuan meraih keberhasilan utama dalam pertemuan Konsultasi Tahunan antara kedua pemimpin negara. Rencananya pertemuan Konsultasi Tahunan ke-12 akan dilangsungkan pada 12 November di Kuching, Serawak," imbuh Anifah.
 
 
Menlu Anifah juga menggarisbawahi isu-isu regional dalam pertemuan JCBC ini. Antara lain hubungan politik maritim, kebijakan nelayan, isu pekerja migran Indonesia serta kerja sama ekonomi, pendidikan, perdagangan antara kedua negara.
 
Pertemuan juga membahas isu-isu bilateral yang mempengaruhi kepentingan bersama di ASEAN dan pemberantasan kejahatan. "Berkaitan maritim kita mengupayakan kedua negara untuk terus giatkan lagi kerja sama dalam isu maritim antara RI-Malaysia," pungkas Menlu Anifah. 


Menlu Anifah Aman (paling kiri) bersama Menlu Retno Marsudi (Foto: Fajar Nugraha/Metrotvnews.com).
 
 
Sebagai negara tetangga, Menlu Anifah menilai Indonesia adalah rekan dekat dalam hubungan bilateral ataupun dalam isu internasional. Kedua negara berupaya keras agar hubungan kedua negara dan konsultasi di segala bisa berjalan dengan baik.
 
Salah satu yang menjadi perhatian adalah masalah hukum yang dihadapi WNI di Malaysia. Salah satunya Siti Aisyah, yang akan menjalani persidangan pada 2 Oktober atas tuduhan membunuh kakak tiri dari pemimpin Korea Utara Kim Jong-Un, yakni Kim Jong-Nam.
 
"Menlu Retno sudah sudah meminta kepada saya untuk diberikan akses konsuler kepada warga negara Indonesia yang sedang kena masalah dengan Korut," sebut Anifah merunut kepada Siti Aisyah.
 
 
Sebagai penutup, Anifah mengharapkan bahwa pejabat kedua negara bisa mengambil langkah untuk melaksanakan keputusan yang telah dicapai dalam pertemuan JCBC ini. Dirinya mengharapkan hubungan kedua negara akan terus berkembang di masa depan.

(FJR)