Korsel Ajak Korut Berunding di Zona Demiliterisasi

Sonya Michaella    •    Senin, 17 Jul 2017 11:26 WIB
korsel-korutnuklir korea utara
Korsel Ajak Korut Berunding di Zona Demiliterisasi
Misil balistik yang diluncurkan Korut. (Foto: KBS)

Metrotvnews.com, Seoul: Pemerintah Korea Selatan (Korsel) mengajukan tawaran ke Korea Utara (Korut) untuk diadakannya perundingan militer di Zona Demiliterisasi atau DMZ yang memisahkan kedua wilayah.

Jika, Korut menyetujuinya, perundingan ini digelar dalam rangka meredakan ketegangan di Semenanjung Korea. Perundingan ini akan dilaksanakan pada 21 Juli mendatang.

"Nanti akan digelar di Panmunjon yang ditujukan untuk mengakhiri "tindakan bermusuhan" di antara kedua negara, dan tidak meningkatkan ketegangan militer," ujar Menteri Pertahanan Korsel, Seo Joo-seok.

Perundingan ini juga dilaksanakan menjelang ulang tahun gencatan senjata Perang Korea yang ke-64 pada 27 Juli nanti.

Seo juga mengatakan, awal bulan ini Pemerintah Korsel telah mengusulkan penghentian "semua tindakan bermusuhan di sepanjang DMZ".

Namun, sampai saat ini, belum ada respons positif dari rezim Kim Jong-un tersebut atas tawaran Korsel.

Sejak menjabat sebagai presiden baru Korsel, Moon Jae-in memang menekankan akan mengusahakan pendekatan diplomatik dan juga dialog dengan Korut.

Dikutip dari CNN, Senin 17 Juli 2017, aktivitas program misil balistik Korut pun disinyalir akan semakin meningkat, mengingat peluncuran terakhir misil balistik Korut diklaimnya sebagai misil antarbenua.

Peluncuran misil itu disaksikan langsung oleh Kim Jong-un dan diluncurkan bertepatan dengan Hari Kemerdekaan AS. Tak hanya itu, Korut pun mengadakan konser musik yang juga dihadiri Kim untuk memperingati keberhasilan peluncuran misil antarbenua.

 


(WIL)