Jepang dan AS Latihan Militer saat Korut Rayakan HUT ke-69

Willy Haryono    •    Minggu, 10 Sep 2017 09:50 WIB
rudal korut
Jepang dan AS Latihan Militer saat Korut Rayakan HUT ke-69
Warga memberikan penghormatan kepada pemimpin terdahulu Kim Il-sung dan Kim Jong-il di Pyongyang, Korut, 9 September 2017. (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Pyongyang: Amerika Serikat dan Jepang melakukan latihan militer angkatan udara di Laut China Timur saat Korea Utara memperingati hari ulang tahun ke-69, Sabtu 9 September 2017. 

Dua pesawat jet tempur Jepang bertemu dua tipe bomber AS yang bertolak dari Guam, negara tempat berdirinya pangkalan militer Negeri Paman Sam yang sempat diancam akan diserang Korut bulan lalu.

Di bulan yang sama, Korut meluncurkan misil balistik yang terbang melintasi Hokkaido, Jepang. 

Presiden AS Donald Trump, Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe dan Presiden mendiskusikan situasi terbaru di Semenanjung Korea via sambungan telepon. 

Para pemimpin menekankan perlu adanya reaksi "kokoh dan bersatu" terhadap Pyongyang. Mereka juga membicarakan mengenai peningkatan sanksi dan tekanan terhadap rezim Kim Jong-un. 

Macron menyebut "provokasi berkelanjutan" dari Pyongyang adalah "ancaman bagi perdamaian dan keamanan internasional."

Perayaan hari jadi Korut atau Republik Demokratik Rakyat Korea (DPRK) biasanya diwarnai unjuk kekuatan militer. Tahun ini, parade semacam itu tidak terlihat. 

Warga Korut hanya merayakan hari jadi negaranya dengan memberikan penghormatan kepada pemimpin terdahulu Kim Il-sung dan Kim Jong-il. 

"Kami mendukung penuh pemimpin agung kami Kim Jong-un. Negara kami akan kuat sebagai negara mandiri pemilik nuklir, dan kami akan memiliki masa depan yang cerah," ujar warga Korut, Pak Kum Hyang, kepada Associated Press.

Ketegangan di Semenanjung Korea meningkat dalam beberapa pekan terakhir, terutama usai uji coba bom hidrogen yang memicu guncangan hebat. Bom hidrogen milik Korut diperkirakan memiliki kekuatan 10 kali lipat dari bom AS yang dijatuhkan di Hiroshima pada 1945.

 


(WIL)

Bersama Membantu Rohingya

Bersama Membantu Rohingya

1 hour Ago

AUNG San Suu Kyi oleh dunia internasional sesungguhnya dinilai memiliki semua prasyarat yang diperlukan…

BERITA LAINNYA