Tiongkok Berencana Larang Mobil Berbahan Bakar Diesel dan Bensin

Intan fauzi    •    Senin, 11 Sep 2017 08:35 WIB
mobil listrik
Tiongkok Berencana Larang Mobil Berbahan Bakar Diesel dan Bensin
Ilustrasi mobil listrik/ANT/Widodo S. Jusuf

Metrotvnews.com, Tiongkok: Tiongkok sebagai pasar mobil terbesar di dunia berencana melarang produksi dan penjualan mobil berbahan bakar diesel dan bensin. Tiongkok ingin memproduksi lebih banyak mobil listrik untuk melawan tingginya polusi.

Wakil Menteri Industri dan Teknologi Informasi Tiongkok, Xin Guobin mengungkapkan, penelitian berkaitan kebijakan tersebut sudah dilakukan. Namun, pemerintah belum memutuskan kapan kebijakan diberlakukan.

"Segala perhitungan itu pasti akan membawa perubahan-perubahan bersar terhadap perkembangan industri mobil negara kita," ujar Xin Guobin seperti dilansir BBC.com, Minggu 10 September 2017.

Tiongkok tercatat memproduksi 28 juta mobil tahun lalu. Jumlah tersebut hampir sepertiga total produksi global.

Inggris maupun Perancis sudah mengumumkan bakal melarang kendaraan berbahan bakar diesel dan bensin pada 2040. Itu dilakukan sebagai upaya mengurangi polusi dan emisi karbon.

Sementara itu, pemilik pabrik mobil Volvo di Tiongkok, Geely, mengatakan, semua model mobil bakal memiliki mesin listrik mulai 2019. Geely menargetkan Volvo akan menjual satu juta mobil listrik pada 2025.

Pabrik merek mobil lainnya, seperti Renault-Nissan, Ford, dan General Motors juga siap mengembangkan mobil listrik di Tiongkok.

Usulan itu mengharuskan 8 persen dari penjualan mobil untuk baterai listrik atau hibrida plug-in pada tahun depan, dan naik menjadi 12 persen tahun 2020. Xin memprediksi perubahan tersebut akan membuat gejolak dalam industri mobil.


(OJE)