Maha Vajiralongkorn, Penerus Monarki Thailand

Fajar Nugraha    •    Kamis, 13 Oct 2016 19:25 WIB
raja thailand
Maha Vajiralongkorn, Penerus Monarki Thailand
Putra Mahkhota Kerajaan Thailand Maha Vajiralongkorn (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Bangkok: Maha Vajiralongkorn menggantikan tempat ayahnya, Raja Bhumibol Aduljadey sebagai Raja Thailand.
 
Putra Mahkota Kerajaan Thailand ini lahir pada 28 Juli 1952 di Vila Ambara, Istana Dusit Bangkok. Pria berusia 64 tahun ini dikenal aktif dalam kegiatan militer.
 
Vajiralongkorn lebih banyak sekolah di luar negeri, mulai di Inggris, Australia dan juga menjalani pelatihan militer di Amerika Serikat (AS).
 
Sejak 1975 Vajiralongkorn mengabdi sebagai perwira militer di Angkatan Darat Thailand. Dia memulai karier sebagai staf di Direktorat Intelijen Angkatan Darat dan pada 1978 Vajiralongkorn menjadi Kepala Batalyon pengawal Raja. Tetapi di tahun yang sama Vajiralongkorn meninggalkan sementara karir militernya untuk menjadi biksu, yang biasa dilakukan oleh pria Thailand yang sudah dewasa.
 
Vajiralongkorn berpangkat jenderal dalam Angkatan Darat Kerajaan Thailand, Laksamana di Angkatan Laut Thailand dan Marsekal di Angkatan Udara Thailand. Namun saat ini, perannya di militer lebih banyak bersifat seremonial.
 
Karena Raja Bhumibol yang jatuh sakit, Vajiralongkorn mengambil alih tugas kerajaan. Dirinya kerap hadir dalam acara publik. (Baca: Raja Thailand Bhumibol Adulyadej Wafat di Usia 88 Tahun).
 
Kehidupan pribadi yang kontroversial
 
Meski amat dilarang keras untuk membicarakan atau memberitakan dan mengkritik keluarga kerajaan, cerita miring mengenai dirinya.
 
Sosok Vajiralongkorn selama ini dianggap sebagai playboy dan kerap terlibat perselingkuhan di luar pernikahan. Namun kabar itu tidak pernah disiarkan secara gamblang.
 
Saat ini Vajiralongkorn sudah menikah tiga kali. Dari ketiga pernikahannya itu, dia dikaruniai lima putra dan dua putri. 
 
Jika diangkat sebagai Raja Thailand yang baru, Vajiralongkorn akan diberi gelar Raja Rama X.

 
 

(FJR)

BDF IX Berakhir, Demokrasi Masih Hadapi Banyak Tantangan

BDF IX Berakhir, Demokrasi Masih Hadapi Banyak Tantangan

22 hours Ago

Bali Democracy Forum (BDF) IX resmi ditutup. Sejak pertama kali diadakan pada 2008, tingkat keikutsertaan…

BERITA LAINNYA