Mahkamah Korsel akan Gelar Sidang Pemakzulan Perdana

Willy Haryono    •    Selasa, 20 Dec 2016 14:43 WIB
korea selatanpolitik korsel
Mahkamah Korsel akan Gelar Sidang Pemakzulan Perdana
Presiden Park Geun-hye dalam sidang darurat di Blue House, Seoul, Korsel, 9 Desember 2016. (Foto: Yonhap via Reuters)

Metrotvnews.com, Seoul: Mahkamah Konstitusi Korea Selatan (Korsel) akan menggelar sidang pemakzulan perdana Presiden Park Geun-hye pada Kamis mendatang, dengan agenda mendengarkan pendapat dari kedua kubu. 

MK akan melihat jumlah suara pemakzulan yang telah diserahkan parlemen Korsel pada 9 Desember. Parlemen menuduh Park berkolusi dengan sahabat dekatnya untuk memeras uang dari sejumlah perusahaan besar dan menjalankan pemerintahan secara tidak sah. 

Sembilan hakim MK Korsel dipercaya untuk menerapkan aturan dalam upaya memakzulkan Park, yang kekuasaannya sudah dibekukan. 

Suara mayoritas dari enam hakim MK akan memutuskan nasib Park, apakah usulan pemakzulan dari parlemen diterima atau bahkan ditolak sehingga sang presiden bisa kembali berkuasa. 

Sesuai aturan konstitusi, MK Korsel memiliki 180 hari dari pemungutan suara pemakzulan untuk memutuskan apakah Park akan menjadi presiden Negeri Gingseng pertama yang didepak dari jabatannya. 

Jika dia didepak, maka pemilihan umum harus digelar dalam 60 hari untuk memilih presiden baru yang akan berkuasa selama lima tahun. 

Tim pengacara Park melayangkan nota pembelaan pekan lalu, dengan mengatakan bahwa pemakzulan ini tidak berbasis hukum dan juga catat secara prosedural. 

Park telah mendeskripsikan sahabat dekatnya, Choi Soon-sil, sebagai seseorang yang ada di masa sulit. Ia meminta maaf kepada warga Korsel atas bercampurnya urusan pribadi dengan kenegaraan, namun membantah dirinya telah melanggar hukum.

 


(WIL)