COP 22 Maroko, Indonesia Siap Bagi Inisiatif Hadapi Global Warning

Sonya Michaella    •    Selasa, 13 Sep 2016 16:55 WIB
perubahan iklim
COP 22 Maroko, Indonesia Siap Bagi Inisiatif Hadapi <i>Global Warning</i>
Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar bahas isu perubaha iklim (Foto: Sonya Michaella/MTVN)

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Siti Nurbaya Bakar mengatakan bahwa Indonesia jelas mengimplementasikan Perjanjian Paris terkait memerangi global warming atau perubahan iklim.
 
"Pemerintah akan membawa misi ke COP 22 di Maroko nanti, sedang didiskusikan," kata Siti di Institut Francais Indonesia, kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (13/9/2016).
 
"Indonesia berkomitmen penuh pada hasil COP 21 lalu dan juga dalam COP 22 mendatang," lanjutnya.
 
Mengimplementasikan ke dalam lingkungan di Indonesia, kata dia, juga didukung oleh komunitas-komunitas lingkungan hidup di Indonesia.
 
"Reduce, Reuse, Recycle juga menjadi semboyan Indonesia saat ini, selain menanam pohon, mengurangi polusi dengan adanya car free day dan menghemat energi," tuturnya.
 
Nantinya di COP 22, para negara dan juga Uni Eropa akan berbagi pengalaman dan inisiatif dalam memerangi global warming.
 
"Tentunya masih ada pengaruh dari Perjanjian Paris yang disepakati Desember lalu," tandasnya.
 
Sebagai tindak lanjut dari COP21, Uni Eropa dan beberapa negara anggotanya mengajak Indonesia untuk lebih mempromosikan perang akan global warming.
 
COP22 di Maroko nanti diharapkan akan ada kesepakatan lebih kuat lagi dari pada COP21, Desember lalu di Paris, Prancis dihasilkan kesepakatan yang juga diakui oleh Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok. Kedua negara itu dikenal sebagai negara penghasil polusi terbesar di dunia.

 
 

(FJR)