Korut Perketat Perbatasan usai Prajuritnya Membelot ke Korsel

Willy Haryono    •    Jumat, 24 Nov 2017 17:59 WIB
korea utarakorea selatannuklir korea utara
Korut Perketat Perbatasan usai Prajuritnya Membelot ke Korsel
Sejumlah pekerja Korut menggali parit di sekitar DMZ. (Foto: Marc Knapper/US Embassy)

Seoul: Korea Utara (Korut) memperketat area sekitar Zona Demiliterisasi (DMZ) yang berbatasan langsung dengan Korea Selatan (Korsel). Langkah ini diambil beberapa hari usai seorang prajurit Korut berlari dan menyeberang ke negara tetangga.

Seorang diplomat Amerika Serikat (AS) untuk Korsel telah mengunggah sebuah foto di Twitter yang memperlihatkan sejumlah pekerja Korut sedang menggali parit di sekitar DMZ. Parit ini dibuat untuk mempersulit usaha melintasi perbatasan. 

Marc Knapper, charge d'affaires Kedutaan Besar AS di Seoul, menggunggah foto itu usai dirinya berkunjung ke DMZ. 

Seorang diplomat yang mengunjungi area sama juga mengaku melihat beberapa pekerja sedang menggali parit. 

Sementara itu saat melarikan diri pada 13 November, pembelot asal Korut ditembak beberapa kali oleh petugas penjaga perbatasan. Sejumlah tentara Korsel datang menolong dan berhasil menyelamatkan nyawa prajurit yang terluka parah itu. 

Sebelum berlari, ia sempat bergerak menuju area perbatasan dengan mengendarai sebuah mobil. 

Terinspirasi Film Hollywood

Rekaman video yang dirilis Perserikatan Bangsa-Bangsa memperlihatkan bahwa pembelot itu berlari karena kendaraannya rusak di dekat perbatasan. 

Masih dari video tersebut, terlihat tidak ada pagar atau penghalang beton yang biasanya ada di wilayah perbatasan.

Dalam konferensi pers ke awak media pada Kamis kemarin, dr. Lee Kook-jong mengatakan tentara tersebut telah pulih dan sudah bisa berbicara dengan staf rumah sakit. "Dia diperkirakan sudah bisa mendapat perawatan intensif dan akan dipindahkan ke kamar reguler pada akhir pekan," ujarnya.
 
Pembelot ini diidentifikasi bernama keluarga Oh dan masih berusia 25 tahun. Meski demikian, dia sudah berada di tahun ke delapan wajib militer di tentara Korea Utara.
 
Pemuda tersebut mengungkapkan bahwa dia membelot secara sukarela. "Dia mengaku terinsipirasi dari program televisi Korea Selatan dan film-film Hollywood, termasuk serial The Transporter saat melakukan aksinya," kata petugas.


(WIL)