Presiden Tiongkok Desak Percepatan Penyelamatan Korban Gempa

Fajar Nugraha    •    Rabu, 09 Aug 2017 12:36 WIB
gempa tiongkok
Presiden Tiongkok Desak Percepatan Penyelamatan Korban Gempa
Bus yang tertimpa puing akibat gempa di Tiongkok (Foto: AFP).

Metrotvnews.com, Beijing: Presiden Tiongkok Xi Jinping mendorong semua pihak untuk bekerja keras mencari korban dalam gempa 6,5 Skala Ricther (SR) yang mengguncang Provinsi Sichuan.
 
 
Hingga saat ini, 13 orang dilaporkan tewas akibat gempa Selasa 8 Agustus malam itu. Sementara 175 warga lainnya dilaporkan terluka di desa yang menjadi pusat gempa, Jiuzhaigou.
 
"Semua pihak harus bekerja keras untuk menyelamatkan mereka yang terluka," tutur Presiden Xi kepada Xinhua, seperti dikutip AFP, Rabu 9 Agustus 2017.
 
"Bantuan harus segera diberikan kepada korban yang selamat," imbuhnya.
 
 
Adapun gempa kali ini mengguncang wilayah sama seperti gempa di 2008. Saat itu, gempa berkekuatan 8,0 SR mengguncang Chengdu, Provinsi Sichuan. 87.000 jiwa dilaporkan tewas dan hilang.
 
Seorang warga yang merupakan pemilik restoran, Tang Sesheng mengungkapkan dirinya langsung lari ke luar rumah ketika bumi bergetar. 
 
"Saya juga berada di Jiuzhaigou ketika terjadi gempa pada 2008, jadi saya tahu rasanya. Ini bahkan terasa lebih kencang," tutur Tang.
 
Jiuzhaigou berada sekitar 284 kilometer dari Chengdu. Pada gempa Selasa, Badan Survei Geologis Amerika Serikat (USGS) menyebutkan pusat kedalaman gempa mencapai 10 kilometer.
 
Tang menambahkan, warga keluar dari rumah mereka dan menolak untuk masuk kembali. "Warga tidak berani mengambil uang ataupun pakaian, mereka hanya berlari keluar rumah," pungkasnya.


Jalan yang retak akibat gempa (Foto: AFP).
 
Rumah roboh
 
Beberapa rumah di wilayah gempa dikabarkan roboh. Pihak berwenang pun mengorganisir para pemuda setempat untuk membantu proses evakuasi warga.
 
Ratusan petugas pemadam kebakaran dan prajurit juga dikerahkan untuk menyelamatkan warga. Sementara Palang Merah Tiongkok mengirimkan tim spesialis dan relawan untuk membantu lingkungan.
 
"Butuh waktu untuk memeriksa kerusakan dan korban," ucap Juru Bicara Palang Merah Tiongkok, Gwendolyn Pang.
 
Tiongkok kerap dilanda guncangan gempa. Umumnya gempa menghantam wilayah pegunungan di wilayah barat dan barat daya.

(FJR)