LIPI: Konflik Qatar Sudah Diprediksi akan Terjadi

Sonya Michaella    •    Senin, 19 Jun 2017 13:13 WIB
kisruh qatar
LIPI: Konflik Qatar Sudah Diprediksi akan Terjadi
Diskusi kisruh diplomatik Qatar di Media Center LIPI, Jakarta, Senin 19 Juni 2017. (Foto: MTVN/Sonya Michaella)

Metrotvnews.com, Jakarta: Konflik Timur Tengah antara negara-negara Teluk dengan Qatar masih memanas sampai sekarang, sejak bermula sekitar satu bulan lalu. 

Sejumlah pengamat menilai pemutusan hubungan diplomatik negara-negara Teluk dengan Qatar sudah diprediksi.

"Krisis politik negara-negara Teluk dengan Qatar sudah bisa diprediksi. LIPI pada 2016 sudah melakukan kajian politik dan berkunjung ke Qatar juga," kata Nostalgiawan Wahyudi, pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dalam paparannya di Jakarta, Senin 19 Juni 2017.

Pria yang akrab disapa Wawan ini menambahkan, sejumlah pengamat bahkan tidak terkejut ketika pada 5 Juni 2017, Arab Saudi dan bebera[a negara lain memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar. Mereka menuduh Qatar mendukung terorisme.

"Selain itu, mereka menuduh bahwa Qatar dekat dengan Iran. Padahal, jika dibandingkan Qatar, Oman itu lebih dekat dengan Iran," ungkap dia.

Dikaitkan dengan Ikhwanul Muslimin, pertemuan Qatar dengan kelompok yang dianggap teroris itu terjadi pada 1950-an, ketika Doha menerima guru dan dosen dari Mesir untuk perkembangan pendidikan.

"Nah, guru dan dosen ini disinyalir pengikut Ikhwanul Muslimin. Qatar juga sempat mendukung (Mohamed) Morsi," tutur dia lagi, merujuk pada presiden Mesir yang digulingkan pada 2013.

Meskipun Arab Saudi dan Suriah menolak kehadiran Ikhwanul Muslimin, Qatar tetap mengambil kebijakan yang berbeda karena kebutuhan pragmatisnya untuk pengajar.

"Harus dicermati, hubungan Qatar dengan Ikhwanul Muslimin pada 1950-1970 itu bersifat mutualisme, karena saat itu Qatar tidak diprediksi akan besar dan kaya seperti sekarang," ungkap Wawan.

Pada rentang tahun tersebut, Qatar memang masih di bawah kolonialisme Inggris dan memiliki perekonomian lambat serta masih bergantung sektor perikanan dan mutiara.




(WIL)

Lebih Berbahaya Bepergian ke Eropa Daripada ke Suriah

Lebih Berbahaya Bepergian ke Eropa Daripada ke Suriah

42 minutes Ago

Serangan teror yang semakin meningkat di Benua Eropa beberapa tahun terakhir menjadi kekhawatiran…

BERITA LAINNYA