Indonesia Kecam Peluncuran Misil ke Arah Arab Saudi dari Yaman

Fajar Nugraha    •    Sabtu, 11 Nov 2017 12:56 WIB
konflik yaman
Indonesia Kecam Peluncuran Misil ke Arah Arab Saudi dari Yaman
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri melontarkan kecaman atas peluncuran rudal ke arah Arab Saudi (Foto: AFP).

Jakarta: Konflik antara pemberontak Houthi dengan Pemerintah Yaman bergeser semakin melibatkan Arab Saudi. Rudal dari Yaman dilesakkan ke arah Riyadh.
 
Sontak kejadian tersebut langsung mengundang kemarahan dari Arab Saudi. Pemerintah Indonesia turut bersuara terkait insiden tersebut.

(Baca: Arab Saudi Hancurkan Misil yang Ditembakkan dari Yaman).

"Insiden tembakan misil pada 4 November 2017 yang ditargetkan pada wilayah Kerajaan Arab Saudi, adalah ancaman terhadap stabilitas, perdamaian dan keamanan di kawasan serta sekitarnya," pernyataan Kementerian Luar Negeri RI, dalam keterangan tertulis yang diterima Metrotvnews.com, Sabtu 11 November 2017.

"Tembakan misil juga melanggar integritas kedaulatan dan wilayah dari Arab Saudi," tegas pernyataan tersebut.

Kemenlu RI menambahkan bahwa krisis berkepanjangan di Yaman merupakan bukti bahwa dialog politik inklusif, menjadi pilihan yang nyata.

"Indonesia meminta semua pihak yang ada di Yaman untuk mengesampingkan perbedaan dan duduk bersama demi menghasilkan proses perdamaian yang inklusif," pungkasnya.

Konflik yang terjadi di Yaman sudah menewaskan lebih dari 8.650 jiwa, termasuk warga sipil. Sementara pihak Houthi mengendalikan Ibu Kota Sanaa dan sebagian besar wilayah utara Yaman.

Arab Saudi dan sekutunya mengintervensi kondisi politik di Yaman pada Maret 2015 lalu. Mereka menggempur pemberontak Houthi untuk mengembalikan kekuasaan Presiden Abedrabbo Mansour Hadi.


(FJR)