Pasukan India Bunuh Komandan Grup Militan di Kashmir

Willy Haryono    •    Selasa, 26 Dec 2017 19:01 WIB
konflik kashmir
Pasukan India Bunuh Komandan Grup Militan di Kashmir
Pasukan paramiliter India bersiaga di Srinagar, Kashmir, 10 Desember 2017. (Foto: AFP/TAUSEEF MUSTAFA)

Kashmir: Pasukan Pemerintah India membunuh seorang komandan sebuah grup militan di Kashmir bagian India, selasa 26 Desember 2017. Komandan tersebut diketahui bernama Noor Mohammad Tantray. 

Tantray, kepala dari grup Jaish-e-Mohammad, dikabarkan sempat terjebak di sebuah rumah di luar kota Srinagar pada Senin malam bersama sejumkah rekannya. Baku tembak kemudian terjadi antara kelompoknya dengan pasukan India. 

Polisi mendeskripsikan operasi terbaru ini sebagai sebuah "terobosan signifikan" usai menemukan jasad Tantray di bawah reruntuhan sebuah rumah. 

"Petugas keamanan menyisir sejumlah rumah di Samboora, yang berujung pada baku tembak sengit. Komandan JeM Noor Mohammad Tantray berhasil dieliminasi," ujar kepolisian India, seperti disitat AFP

Dua rekan Tantray dikabarkan berhasil melarikan diri. 

Berusia 47 tahun, Tantray disebut kepolisian India sebagai tokoh yang menyulitkan pihak keamanan di Kashmir. Tantray mengambilalih kekuasaan JeM di Kashmir India sejak tahun lalu.

Saat berita kematian Tantray menyebar, ratusan warga di Kashmir berteriak, "Pergi, India, pulang ke negara kalian! di jalanan. Mereka melempari batu ke arah pasukan India, yang membalas dengan gas air mata dan peluru karet. 

Sedikitnya enam pedemo terluka dalam bentrokan tersebut. 

Kashmir terbagi antara wilayah India dan Pakistan sejak berakhirnya pemerintahan kolonial Inggris pada 1947. Kedua negara sama-sama mengklaim Kashmir secara keseluruhan.


(WIL)