Memupuk Kerja Sama Ekonomi Kota Kembar Surabaya-Liverpool

   •    Rabu, 24 May 2017 13:28 WIB
tri rismahariniindonesia-inggris
Memupuk Kerja Sama Ekonomi Kota Kembar Surabaya-Liverpool
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini bersama dengan Wali Kota Liverpool, Joe Anderson (Foto: Dok.Kemenlu RI).

Metrotvnew.com, London: Memperkuat hubungan Indonesia dan Inggris, Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini bekerjasama dengan Kota Liverpool membentuk Kota Kembar atau Sister City.
 
Selama kunjungan kerja ke Inggris 16-19 Mei 2017, Risma menandatangani Letter of Intent (LoI) antara Surabaya-Liverpool serta berpartisipasi dalam kegiatan peluncuran New Econony Plastics Prize di London. Kesempatan kunjungan ini juga telah dimanfaatkan untuk melakukan pertemuan dengan sejumlah kalangan usaha terutama di bidang ekonomi kreatif dan maritim.
 
Penandatanganan LOI mengenai kerja sama Kota Kembar antara Surabaya dan Liverpool dilakukan Risma bersama dengan Wali Kota Liverpool, Joe Anderson.
 
Kesepakatan ini memuat komitmen kerja sama teknis antara kedua kota, yang meliputi kerja sama smart city, maritim dan ekonomi kreatif. Apa yang sudah dicapai diharapkan dapat mendorong komitmen kerja sama dalam bentuk landasan hukum yang lebih kuat melalui Memorandum of Understanding (MoU) di tahun yang akan datang.
 
Kedua Walikota sepakat bahwa kerja sama ini penting mengingat banyak persamaan karakateristik antara Surabaya dan Liverpool baik sebagai kota pelabuhan maupun sebagai sentra ekonomi.
 
"Kami berharap Wali Kota Risma dapat hadir mewakili Indonesia dalam forum bisnis terkemuka di kota Liverpool, International Business Festival pada 2018. Partisipasi Surabaya pada IBF 2018 diharapkan dapat meningkatkan perhatian kalangan usaha Inggris khususnya dari Liverpool terhadap potensi ekonomi dan bisnis kota Surabaya," ujar Wali Kota Anderson kepada Risma, dalam keterangan tertulis Kementerian Luar Negeri di situ Kemlu.go.id, yang dikutip Metrotvnews.com, Rabu 24 Mei 2017.
 
Risma juga melakukan kunjungan pada fasilitas pengembanan ekonomi kreatif di Liverpool, Foundation of Art and Creative Technology (FACT) guna mendapatkan penjelasan mengenai pengembangan ekonomi kreatif dan lembaga pendukung bisnis di sektor maritim di kota Liverpool, Mersey Maritime.
 
Tidak hanya penguatan kerja sama kedua kota, Wali Kota Risma juga pembicara dalam peluncuran New Plastic Economy Prize di London, 18 Mei. Kegiatan ini merupakan kerja sama antara lembaga International Sustainability Unit (ISU) dan Ellen MacArthur Foundation dan Eric and Wendy Schmitd Fund for Strategic Innovation. 
 
New Plastic Economy Prize bertujuan memberikan penghargaan terhadap berbagai kalangan yang menunjukkan inisiatif dan kreativitas dalam melakukan upaya daur ulang dan pendayaagunaan sampah plastik yang didukung dan dihadiri oleh sejumlah perusahaan multinasional seperti Pepsico, Veolia, Coca Cola dan Unilever. Pangeran Charles sendiri berkesempatan menghadiri dan memberikan sambutan akhir pada kegiatan tersebut.
 
"Surabaya telah secara aktif melakukan proses daur ulang dan memanfaat sampah plastik," jelas Risma.
 
Kehadiran Risma sendiri di Inggris banyak menarik perhatian dan mendapatkan sambutan positif dari hadirin atas presentasi terhadap upaya kreatif yang telah menunjukkan hasil yang konkret. 
Tidak hanya bertemu dengan Wali Kota Liverpool, Risma pun berkesempatan berbincang dan menyampaikan cindera mata kepada Pangeran Charles.
 
Kunjungan  Wali Kota Surabaya ke Inggris kali ini merupakan hasil kerja sama antara KBRI London, Kedubes Inggris di Jakarta dan British Council. 



(FJR)