Korsel Tegaskan Korut Miliki Satu Kesempatan Terakhir untuk Dialog

Willy Haryono    •    Senin, 03 Jul 2017 16:06 WIB
korea utara
Korsel Tegaskan Korut Miliki Satu Kesempatan Terakhir untuk Dialog
Presiden Korsel Moon Jae-in dalam konferensi pers di Washington, AS, 30 Juni 2017. (Foto: AFP/BRENDAN SMIALOWSKI)

Metrotvnews.com, Seoul: Korea Utara memiliki satu kesempatan terakhir untuk berdialog dengan dunia luar, ucap Presiden Korea Selatan Moon Jae-in dalam pertemuan dengan mantan presiden Amerika Serikat Barack Obama di Seoul, Senin 3 Juli 2017. 

Obama mengunjungi Seoul pekan ini untuk berbicara dalam sebuah forum yang digelar surat kabar Chosun Ilbo. Dalam kunjungan ini, Obama mengatakan ambisi nuklir dan misil balistik Pyongyang "tidak melindungi masyarakat Korut."

Moon kemudian menyampaikan hasil pertemuannya dengan Presiden AS Donald Trump pekan lalu kepada Obama. 

"Presiden Moon menyebut dia telah berbicara dengan Presiden Trump mengenai penggunaan sanksi dan tekanan untuk menyelesaikan masalah misil dan nuklir Korea Utara. Namun ia juga menyarankan penggunaan dialog di waktu yang sama," kata Yoon Young-chan, seorang ajudan presiden, dalam sebuah konferensi pers.

"Dia juga mengatakan ini adalah kesempatan terakhir bagi Korea Utara untuk memasuki pintu dialog," lanjut dia, seperti dilansir Reuters

Korut terus mengejar ambisi senjata nuklir dan misil sejak awal tahun lalu. Mereka mengabaikan manuver militer AS dan ancaman serangkaian sanksi dari PBB. 

Pyongyang mengklaim ambisi menciptakan senjata nuklir yang dapat mencapai daratan utama AS adalah demi melindungi tanah air. 

Sebelumnya dalam pertemuan dengan Moon di Washington, Trump mengatakan "kesabaran strategis" Amerika Serikat terhadap Korea Utara sudah berakhir, dan kini saatnya untuk "respons terarah."

"Era dari kesabaran strategis dengan Korut sudah gagal sejak bertahun-tahun lalu. Sekarang, kesabaran itu sudah habis," sebut Trump.

 


(WIL)