26 Prajurit Afghistan Tewas Diserang Taliban

Arpan Rahman    •    Rabu, 26 Jul 2017 17:06 WIB
afghanistan
26 Prajurit Afghistan Tewas Diserang Taliban
Ilustrasi Metrotvnews.com

Metrotvnews.com, Kandahar: Sedikitnya 26 tentara Afghanistan tewas dan 13 terluka dalam serangan Taliban di sebuah pangkalan militer di provinsi Kandahar. Kementerian Pertahanan (Kemenhan) Afghanistan mengatakan, pada Rabu 26 Juli, pukulan terbaru menerpa pasukan keamanan yang tengah berjuang.
 
"Militan menyerang sebuah kamp tentara di daerah Karzali di distrik Khakrez di Kandahar tadi malam," kata juru bicara Kemenhan Afghanistan, Jenderal Dawlat Waziri, seperti dilansir France24, Rabu 26 Juli 2017.
 
"Tentara Afghanistan dengan gagah berani membalas," katanya, seraya menyebutkan bahwa pihaknya juga menewaskan lebih dari 80 gerilyawan.
 
Warga di daerah setempat menggambarkan serangan berjam-jam yang dilancarkan sebuah konvoi 30 kendaraan berkekuatan ratusan milisi Taliban menyerang pangkalan tersebut dari segala arah.
 
Dukungan udara sudah dipanggil, beberapa warga mengatakan bahwa, meski belum segera dikonfirmasi oleh para pejabat. Pemberontak mengklaim serangan tersebut melalui akun Twitter.
 
Taliban -- yang bangkit kembali -- meningkatkan kampanye melawan pasukan pemerintah yang terkepung. Kebangkitan menggarisbawahi meruyaknya keresahan di negara yang dilanda perang itu selama pertempuran di musim kemarau.
 
Pasukan keamanan Afghanistan -- yang dihantui pembunuhan, desersi, dan "tentara gadungan" siluman -- berjuang sendiri mengalahkan gerilyawan sejak pasukan NATO pimpinan Amerika Serikat (AS) mengakhiri misi tempur mereka pada Desember 2014.
 
Menurut lembaga pengawas asal AS, SIGAR, korban di antara pasukan keamanan Afghanistan melonjak 35 persen pada 2016, dengan 6.800 tentara dan polisi tewas.
 
Gerilyawan melakukan serangan yang lebih gencar terhadap pasukan keamanan pada 2017.
 
Pada April, lebih dari 140 tentara diyakini terbunuh di sebuah pangkalan luar kota Mazar-i-Sharif di utara, salah satu serangan paling mematikan yang pernah dilakukan Taliban ke sebuah instalasi militer.
 
Sementara di awal Maret, orang-orang bersenjata menyamar sebagai dokter menyerbu rumah sakit Sardar Daud Khan -- rumah sakit militer terbesar di negara itu -- di Kabul. Mereka menewaskan puluhan orang.



(FJR)