Mobil Maserati Eks-KTT APEC di Papua Nugini Ditemukan

Fajar Nugraha    •    Kamis, 14 Feb 2019 12:25 WIB
ktt apecmaseratipapua nugini
Mobil Maserati Eks-KTT APEC di Papua Nugini Ditemukan
Mobil mewah Maserati yang diimpor oleh Papua Nugini dari Italia. (Foto: AirBridge Cargo Airlines).

Port Moresby: Hilangnya 40 mobil mewah Maserati bekas pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi Asia Pacific Economic Cooperation (KTT APEC), mulai menemui titik terang. Polisi sudah berhasil menemukan mobil keluaran Italia itu.

Polisi menyebutkan 40 mobil Maserati Quattroporte sudah berhasil ditemukan. Tetapi kendaraan mewah lain yang dibeli untuk KTT APEC masih dilaporkan hilang.

Baca juga: Mobil Mewah Bekas KTT APEC Papua Nugini Dilaporkan Hilang.

Dokumen pemerintah menunjukkan puluhan mobil Maserati Quattroporte yang masing-masing senilai setidaknya USD135.000 atau sekitar Rp2 miliar ini, telah muncul kembali di dermaga di Port Moresby dan akan dijual pada 18 Februari.

Sementara itu, tiga kendaraan supermewah Bentley Flying Spur V8 juga akan dijual. Satu buah mobil itu perkirakan memiliki harga USD410.000 atau Rp5,7 miliar.

Polisi telah diminta untuk melakukan penyelidikan menemukan sekitar 1.500 kendaraan yang dibeli atau disumbangkan untuk KTT November itu.

Pemerintah Papua Nugini membeli Maserati untuk digunakan di KTT, demi menjaga prestise dari acara tersebut. Padahal, tidak semua jalan di negara yang berbatasan dengan Papua itu bisa dilintasi oleh Maserati.

Hilangnya kendaraan mewah setelah KTT menjadi sakit kepala bagi Perdana Menteri Peter O’Neill. Saat ini PM O’Neill berjuang untuk mencegah mosi tidak percaya di parlemen.

CEO APEC 2018, Christopher Hawkins, telah menulis surat kepada polisi untuk melaporkan bahwa lima kendaraan yang mereka miliki telah ditemukan dan empat - tiga Toyota Prados dan satu van Hyundai - tetap belum ditemukan.

“Selanjutnya 20 kendaraan digunakan oleh Pasukan Keamanan Gabungan yang mengawasi acara tersebut dan telah ‘pensiun’ dan dikirim ke departemen keuangan. Sejumlah kendaraan yang tidak dikenal masih digunakan oleh departemen dan agen pemerintah,” pernyataan dari dokumen menunjukkan, seperti dikutip AFP, Kamis, 14 Februari 2019.

Baca juga: Mobil Mewah Bekas KTT APEC Papua Nugini jadi Rebutan.

Ada kekhawatiran yang berkembang bahwa Maserati yang sangat mencolok hanya mungkin muncul kembali cukup lama untuk dibeli secara legal oleh perusahaan-perusahaan dengan baik dengan harga diskon.

Para kritikus berpendapat uang yang digunakan untuk membeli mobil lebih baik dihabiskan berurusan dengan masalah sosial kronis di negara berkembang ini. Saat ini penyakit seperti polio dan TB baru-baru ini muncul kembali di Papua Nugini.


(FJR)