Tiongkok Mungkin Gunakan Militer untuk Usir India dari Himalaya

Willy Haryono    •    Senin, 07 Aug 2017 18:35 WIB
politik tiongkok
Tiongkok Mungkin Gunakan Militer untuk Usir India dari Himalaya
Angkatan bersenjata Tiongkok dalam sebuah parade militer. (Foto: China Daily)

Metrotvnews.com, Beijing: Tiongkok mungkin melancarkan "operasi militer berskala kecil" untuk mengusir pasukan India dari wilayah sengketa di Himalaya. 

Pernyataan disampaikan dalam sebuah artikel di surat kabar milik pemerintah Tiongkok, Senin 7 Agustus 2017. 

Pasukan India memasuki area Doklam Plateau pada Juni, setelah Bhutan -- sekutu New Delhi -- mengeluhkan adanya aktivitas militer Tiongkok. Bhutan mengklaim Tiongkok membangun sebuah jalan di dalam wilayah mereka. 

Beijing menyebut Doklam berlokasi di Tibet, dan sengketa perbatasan antara Tiongkok dengan Bhutan tidak ada hubungannya dengan India. Negeri Tirai Bambu meminta India untuk menarik pasukannya. 

Media Tiongkok dan India sama-sama vokal terkait situasi di Himalaya. Media milik Tiongkok Global Times mengutip seorang pakar dari Institut Hubungan Internasional Shanghai Academy of Social Sciences, yang mengatakan bahwa Beijing sedang bersiap mendeklarasikan "perang terbatas" untuk mengusir pasukan India. 

"Serangkaian pernyataan dari Tiongkok selama 24 jam terakhir mengirimkan sinyal ke India bahwa Beijing tidak akan memberikan toleransi atas masuknya pasukan New Delhi ke wilayah Tiongkok terlalu lama," ujar Hu Zhiyong, seperti dikutip Independent.co.uk.

"Jika India menolak mundur, maka Tiongkok mungkin melancarkan operasi militer berskala kecil dalam dua pekan terakhir," lanjut dia. 

Upaya Diplomasi

Zhiyong menyebut operasi militer bertujuan menangkap atau mengusir personel militer India dari wilayah Tiongkok. 

"India, yang telah memperkeruh insiden ini, harus menanggung konsekuensinya. Terlepas dari hasil apapun nantinya, hubungan Tiongkok dan India sudah rusak dan rasa ketidakpercayaan akan terus ada," ungkap dia.

Halaman depan sebuah majalah India bulan lalu memperlihatkan peta Tibet dan Taiwan. Foto itu memicu kemarahan ribuan warganet di media sosial Tiongkok. 

Pemerintah India meminta partai-partai politik untuk menahan diri dan tidak mempolitisasi insiden dengan Tiongkok, dengan mempercayakan sepenuhnya pada upaya diplomasi.

Pekan lalu, saluran televisi Tiongkok, CCTV, menyiarkan sebuah video yang memperlihatkan unit militer di area Tibet yang melakukan latihan dengan menggunakan amunisi sungguhan.


(WIL)