Tiongkok-Vietnam Sepakat Jaga Stabilitas di Laut China Selatan

Sonya Michaella    •    Selasa, 13 Sep 2016 12:08 WIB
laut china selatan
Tiongkok-Vietnam Sepakat Jaga Stabilitas di Laut China Selatan
Kawasan Laut China Selatan yang disengketakan (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Beijing: Tiongkok dan Vietnam sepakat untuk bekerja sama dalam menjaga perdamaian dan stabilitas di kawasan Laut China Selatan.

Hal ini dilontarkan Perdana Menteri Tiongkok, Li Keqiang kepada Perdana Menteri Vietnam, Nguyen Xuan Phuc. 

"Tiongkok dan Vietnam harus bekerja bersama-sama, teliti dan mematuhi konsensus. Hal ini juga untuk menjaga hubungan bilateral kedua negara," ujar PM Li, seperti dikutip Reuters, Selasa (13/9/2016).

Vietnam, sebagai salah satu negara yang mengklaim Laut China Selatan, menyambut kesepakatan tersebut. PM Nguyen mengatakan sangat mendukung resolusi damai sengketa, sementara Vietnam tetap menegaskan kedaulatannya di perairan strategis tersebut.

Tiongkok yang mengklaim besar-besaran Laut China Selatan telah dipatahkan oleh putusan Permanent Court of Arbitration (PCA) di Den Haag pada 12 Juli lalu.

Beberapa pihak menilai, Tiongkok sedang berupaya untuk 'menggandeng' Vietnam dalam permasalahan sengketa perairan tersebut.

Awal bulan ini, Perdana Menteri India, Narendra Modi juga menawarkan kredit kepada Vietnam sebesar USD500 miliar untuk kerja sama pertahanan, terutama di Laut China Selatan.

Selain dua negara ini, Filipina, Brunei, Malaysia, dan Taiwan juga mengklaim bahwa Laut China Selatan adalah miliknya.

Sementara itu, seusai putusan PCA ini keluar, Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengirim utusan khususnya yakni mantan presiden, Fidel Ramos untuk menyelesaikan kasus Laut China Selatan ini.


(FJR)