Banjir, Evakuasi Tim Sepak Bola Thailand Dihentikan 10 Jam

Sonya Michaella    •    Senin, 09 Jul 2018 10:25 WIB
thailand
Banjir, Evakuasi Tim Sepak Bola Thailand Dihentikan 10 Jam
Proses evakuasi sempat dihentikan selama 10 jam. (Foto: AFP)

Bangkok: Setidaknya empat dari 12 orang yang terperangkap di Gua Tham Luang, Thailand, berhasil dari diselamatkan yaitu tiga remaja dan satu adalah pelatih sepak bola Wild Boar.

Saat ini, petugas penyelamatan sedang berupaya menyelamatkan sembilan remaja sisanya. Kendati demikian, proses evakuasi sempat dihentikan selama 10 jam.

"Kami akan lanjutkan proses evakuasi pukul 10.00 pagi ini," kata Kepala Tim Penyelamat Narongsak Osottanakorn, yang juga merupakan Gubernur Chiang Rai, dikutip dari AFP, Senin 9 Juli 2018.

"Proses evakuasi dihentikan sementara karena kadar oksigen habis. Kami tak mau ada penyelamat atau korban yang kehilangan nyawa," ucapnya.

Selain itu, hujan kini mulai turun di Chiang Rai. Kondisi ini tentu menyulitkan para penyelamat yang akan turun ke gua karena air bisa saja naik memenuhi gua.

Sementara itu, mulai pagi hari ini waktu setempat, tim penyelamat terus memompa air keluar dari gua untuk mengurangi ketinggian air di dalam.

Narongsak mengatakan, level ketinggian air berada dalam tingkat terendah sejauh ini. Namun, ia khawatir karena curah hujan diperkirakan tinggi dalam beberapa hari  mendatang.

Sekelompok tim sepak bola remaja di Thailand dan pelatihnya terjebak di dalam gua sejak 23 Juni 2018 akibat banjir. Mereka ditemukan oleh penyelam Inggris pada Senin 2 Juli malam hari waktu setempat. 

Lokasi 12 bocah ini berada beberapa kilometer dari mulut gua. Mereka terjebak karena air memenuhi gua tersebut.

Operasi penyelamatan pun sudah memakan korban. Seorang mantan Angkatan Laut Thailand tewas kehabisan oksigen saat menyelam menuju lokasi anak-anak tersebut



(FJR)


Pameran Replika Stasiun Kereta Api Bersejarah di AS

Pameran Replika Stasiun Kereta Api Bersejarah di AS

1 day Ago

Ribuan pengunjung setiap tahun datang ke U.S. Botanic Garden atau Kebun Raya AS di Washington untuk…

BERITA LAINNYA