Seekor Ikan Paus Mati usai Telan 80 Kantong Plastik

Willy Haryono    •    Minggu, 03 Jun 2018 10:46 WIB
satwa
Seekor Ikan Paus Mati usai Telan 80 Kantong Plastik
Tim berusaha menyelamatkan seekor ikan paus yang menelan kantong plastik di Thailand. (Foto: AFP/Getty)

Bangkok: Seekor ikan paus di Thailand mati akibat menelan lebih dari 80 kantong plastik, setelah upaya tim penyelamat hewan berakhir gagal.

Paus kecil itu ditemukan sekarat di dekat sebuah terusan di Thailand yang berbatasan dengan perairan Malaysia.

"Sebuah tim dokter berusaha menstabilkan kondisi, namun paus itu akhirnya mati," ujar Departemen Kelautan Thailand, seperti dikutip dari Guardian, Minggu 3 Juni 2018.

Autopsi menunjukkan adanya 80 kantong plastik dengan berat sekitar 8 kilogram di perut paus tersebut. Paus itu sempat dipasangkan pelampung saat pertama ditemukan, dan juga dilindungi dari sengatan matahari dengan menggunakan payung.

Lima kantong plastik dimuntahkan paus tersebut saat upaya penyelamatan.

Thon Thamrongnawasawat, seorang ahli biologi dari Universitas Kasetsart, mengatakan bahwa puluhan kantong plastik itu membuat paus kesulitan mengonsumsi makanan bernutrisi.

"Jika ada 80 kantong plastik di perut Anda, pasti Anda juga akan mati," tutur dia.

Thailand adalah salah satu negara pengguna terbesar kantong plastin. Thon mengatakan sedikitnya 300 mamalia laut, termasuk paus, kura-kura dan lumba-lumba, mati di perairan Thailand dalam setiap tahunnya usai menelan kantong plastik.

"Ini masalah besar. Negara kami menggunakan banyak plastik," sebut Thon.

Kematian paus tersebut memicu simpati dan kemarahan warganet Thailand. "Saya kesal karena hewan itu tidak berbuat kesalahan apapun, namun harus menanggung derita dari perbuatan manusia," tulis seorang pengguna Twitter.


(WIL)