Myanmar Mulai Terbuka pada PBB

Marcheilla Ariesta    •    Selasa, 03 Apr 2018 07:16 WIB
konflik myanmar
Myanmar Mulai Terbuka pada PBB
Myanmar berikan lampu hijau untuk DK PBB datang ke negara itu. (Foto: AFP).

New York: Pemerintah Myanmar akhirnya mulai terbuka. Presiden Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) mengatakan Myanmar telah menyetujui didatangi perwakilan DK PBB.

Meski demikian, masih belum jelas waktunya dan apakah mereka diizinkan untuk mengunjungi negara bagia Rakhine.

DK PBB sebenarnya sudah mengusulkan kunjungan pada Februari llau, namun kedatangan mereka ditolak Pemerintah Myanmar. Menurut Myanmar, kala itu belum tepat waktunya.

Namun sekarang, kata Duta Besar Peru Meza-Cuadra, mengatakan Myanmar sudah memberikan lampu hijaunya. Presiden DK PBB itu menambahkan, mereka berharap diizinkan masuk ke wilayah Rakhine.

"Jelas kami tertarik pada negara bagian Rakhine. Tidak ada yang lebih baik daripada dapat mengunjungi tanah itu untuk melihat situasinya," kata dia, seperti dilansir dari laman Channel News Asia, Selasa 3 April 2018.

Inggris, Kuwait dan Peru mengorganisir kunjungan dewan yang akan mencakup tur kemah pengungsi Rohingya di Cox's Bazar, Bangladesh. Namun, tetap belum ada tanggal pasti perjalanan akan dilaksanakan.

Hampir 700 ribu warga etnis Rohingya diusir dari negara bagian Rakhine. Mereka memenuhi kemah pengungsian di Cox's Bazar.

Insiden kekerasan ini telah mendapat perhatian dunia, salah satunya PBB. Namun, Myanmar tertutup atas kasus ini karena terlalu banyak disalahkan masyarakat internasional.


(DMR)