Kemenlu Palestina Kecam Kunjungan Gus Yahya ke Israel

Sonya Michaella    •    Rabu, 13 Jun 2018 08:35 WIB
palestina israel
Kemenlu Palestina Kecam Kunjungan Gus Yahya ke Israel
Katib Aam PBNU Yahya Cholil Staquf sebelum mengikuti pelantikan sebagai anggota Wantimpres di Istana Negara, Jakarta. Foto: Antara/Wahyu Putro A.

Jakarta: Kementerian Luar Negeri Palestina mengecam dan mengutuk kunjungan Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Yahya Cholil Staquf ke Israel dalam rangka menjadi pembicara di America Jewish Commitee (AJC) Global Forum, 10 Juni kemarin.

"Partisipasi ini merupakan pukulan bagi Palestina dan Yerusalem. Kami tahu, Indonesia adalah negara Islam terbesar di dunia yang menyelenggarakan KTT OKI soal Palestina dan konferensi internasional soal Yerusalem," sebut Kemenlu Palestina di laman resminya, Rabu 13 Juni 2018.

"Partisipasi delegasi juga bertentangan dengan posisi pemerintah Indonesia dan warga Indonesia yang selalu menyatakan penolakan mereka terhadap kependudukan Israel," lanjut pernyataan itu.

Baca: Kunjungan Gus Yahya ke Israel Bukan Tugas Negara

Kendati demikian, Palestina menganggap kunjungan Yahya sebagai kunjungan pribadi dan tidak akan mempengaruhi hubungan bilateral Palestina dan Indonesia.  

"Posisi Palestina beserta rakyatnya tetap menghargai dan menghormati Indonesia serta rakyatnya," ungkap Kemenlu Palestina lagi.

Namun, mereka menyebutkan bahwa acara yang dihadiri Yahya tersebut merupakan bagian dari kampanye Israel yang menyesatkan yang berkedok perdamaian.

Kemenlu Palestina pun menyesalkan di mana seharusnya Yahya mengunjungi Yerusalem juga dengan membawa bendera Palestina dan berkoordinasi sebelumnya dengan pihak Palestina serta lembaga-lembaga spiritual Islam dan Kristen.

Baca: MUI: Kunjungan Gus Yahya Bisa Mencederai Komitmen Indonesia

Menanggapi hal ini, Presiden RI Joko Widodo memastikan bahwa kunjungan Yahya bukan dalam rangka tugas negara. Bahkan, Yahya telah menegaskan ia juga hadir untuk berbicara soal Palestina dan berdiri memperjuangkan kemerdekaan negara tersebut.

Ketua Umum MUI Maruf Amin pun menegaskan bahwa kunjungan Yahya bukan mewakili MUI maupun PBNU. Ia juga tak mendukung kepergian Yahya ke Israel. 

 


(FJR)


Kontroversi Jaket Ibu Negara AS saat Kunjungi Detensi Imigrasi

Kontroversi Jaket Ibu Negara AS saat Kunjungi Detensi Imigrasi

12 hours Ago

Melania Trump mengejutkan dunia dengan mengunjungi migran anak di perbatasan Amerika Serikat (AS)-Meksiko…

BERITA LAINNYA