Presiden Baru UMNO Diperiksa Komisi Anti Korupsi Malaysia

Sonya Michaella    •    Rabu, 04 Jul 2018 08:19 WIB
politik malaysia1mdb
Presiden Baru UMNO Diperiksa Komisi Anti Korupsi Malaysia
Presiden baru UMNO, Ahmad Zahid Hamidi. (Foto: AFP)

Kuala Lumpur: Presiden baru Partai Organisasi Nasional Melayu Bersatu (UMNO) Malaysia, Ahmad Zahid Hamidi diperiksa Komisi Anti-Korupsi Malaysia, Senin 2 Juli kemarin.

Ahmad pun harus menghadapi pemeriksaan kedua pada Selasa 2 Juli, menyusul adanya dugaan keterlibatan Ahmad dalam skandal korupsi 1Malaysia Development Berhad (1MDB).

Dilansir dari Strait Times, Rabu 4 Juli 2018, Ahmad tiba di Putrajaya sekitar pukul 09.50 waktu setempat. Mantan Wakil PM era Najib Razak ini diperiksa kurang lebih selama delapan jam.

Menurut sumber anonim, Ahmad ditanyai soal pertemuannya dengan seorang anggota Kerajaan Arab Saudi pada 2015 lalu, yang disebut menggelontorkan dana ke rekening pribadi Najib.

Ia juga dimintai keterangan mengenai sebuah yayasan pribadi milik keluarganya. Pasalnya, ditemukan dugaan penyalahgunaan sebesar 800 ribu Ringgit Malaysia atau setara dengan Rp2,8 miliar dari yayasan untuk membayar tagihan kartu kredit Ahmad dan sang istri.

Sementara itu, Najib sendiri sudah digelandang SPRM dari kediamannya di Jalan Langgak Duta, Kuala Lumpur sekitar pukul 14.35 sore waktu setempat.

Dikabarkan, Najib akan dijerat dengan pasal berlapis Pasal 409 KUHP tentang pelanggaran pidana Kepercayaan, Pencucian Uang, Pendanaan Tidak Sah, dan Menerima Hasil dari Aktivitas Tidak Sah.


(JMS)