Wawancara Khusus Duta Besar Iran

Protes Iran adalah Demo yang Mendukung Pemerintah

Sonya Michaella    •    Jumat, 12 Jan 2018 07:58 WIB
indonesia-iranwawancara dubes valiollah mohammadi
Protes Iran adalah Demo yang Mendukung Pemerintah
Duta Besar Iran untuk Indonesia, Valiollah Mohammadi. (Foto: Fajar Nugraha/Medcom)

Jakarta: Iran diguncang demonstrasi sejak pekan lalu. Pemberitaan dari berbagai media muncul, menyebutkan masyarakat Iran meluncurkan aksi anti-pemerintah dan memrotes rezim Iran yang korupsi.

Duta Besar Iran untuk Indonesia, Valiollah Mohammadi menampik pemberitaan media, khususnya media asing, yang dinilainya bohong dan salah.

Ia menjelaskan duduk perkara demonstrasi di Iran ini bermula dari protes masyarakat terhadap sebuah badan finansial swasta. Badan ini menerima dana masyarakat sebagai simpanan dan berjanji akan diberikan bunga yang besar.

Kenyataannya, badan ini dikelola dengan kurang baik dan akhirnya bangkrut.

"Terkait demo, ini bukan demo anti-pemerintah, melainkan demo untuk meminta bantuan pemerintah. Yang menjadi masalah di sini adalah mereka meminta pemerintah untuk mengatasi hal ini agar uang mereka kembali," kata Dubes Mohammadi dalam wawancara khusus bersama Medcom.id, Rabu 10 Januari 2018.

"Masyarakat Iran bebas untuk mengutarakan pendapatnya. Kami negara demokrasi. Dua bulan lalu juga ada demo serupa yang di mana masyarakat Iran meminta bantuan pemerintah," ujar dia.

Bedanya, lanjut Dubes Mohammadi, demo yang baru saja terjadi ini diikuti dengan campur tangan negara-negara asing. 

"Negara-negara asing ini tidak bisa menghancurkan Iran dari luar, maka mereka menyerang Iran dari dalam, karena mereka lihat tidak ada keberhasilan apapun jika melawan Iran dari luar," tukas dia.

Dubes Mohammadi juga sangat menyayangkan beberapa media Indonesia yang termakan pemberitaan media Barat. Menurutnya, gambar-gambar yang ditunjukkan oleh media Barat tersebut, tidak benar.

"Demo di Iran hanya 2-3 hari dan dilakukan kelompok kecil. Kelompok yang besar turun ke jalan untuk meminta bantuan pemerintah. Di kota-kota kecil yang didemo, mereka didukung oleh pihak asing yang menyalahgunakan momentum ini," ungkap pria yang sudah 2,5 tahun bertugas di Jakarta ini.

Dubes Mohammadi yakin bahwa mesin kampanye hitam pihak asing sudah bekerja untuk menghancurkan Iran lewat fakta yang diputarbalikkan. 




(FJR)


Pameran Replika Stasiun Kereta Api Bersejarah di AS

Pameran Replika Stasiun Kereta Api Bersejarah di AS

19 hours Ago

Ribuan pengunjung setiap tahun datang ke U.S. Botanic Garden atau Kebun Raya AS di Washington untuk…

BERITA LAINNYA