Bali Democracy Forum ke-10

Gelaran BDF ke-10 Dipuji Delegasi Internasional

Sonya Michaella    •    Kamis, 07 Dec 2017 20:48 WIB
bdf
Gelaran BDF ke-10 Dipuji Delegasi Internasional
Wamenlu A.M Fachir menutup pelaksanaan Bali Democracy Forum ke-10 (Foto: Sonya Michaella).

Tangerang: Wakil Menteri Luar Negeri RI, AM Fachir mengatakan para delegasi memuji gelaran Bali Democracy Forum ke-10 ini. Meski tidak dilaksanakan di Bali karena adanya Gunung Agung, BDF ke-10 yang dilaksanakan di Banten ini tetap menarik euforia para delegasi.
 
"Kita diapreasi karena gelaran satu dekade BDF ini karena adanya konferensi pelajar dan anak muda serta tahun ini kita juga menyelenggarakan BDF Chapter Tunis," kata Wamenlu Fachir ketika ditemui usai menutup BDF X di ICE BSD, Tangerang, Banten, Kamis 7 Desember 2017.
 
Adanya student conference ini, lanjut dia, sangat berguna untuk menyampaikan pesan demokrasi lewat anak-anak muda.
 
"Mereka bisa menyampaikan pesan demokrasi melalui cara mereka sendiri, yang penting pesannya tersampaikan. Sekarang kan zaman sudah canggih, jadi bisa lewat digital," tutur dia.
 
Mantan Duta Besar RI di Arab Saudi ini juga mengatakan, BDF Chapter Tunis yang digelar di Tunisia tahun ini juga menuai pujian.
 
"Kita ingin mendorong kawasan-kawasan itu untuk bersama kita mempromosikan nilai-nilai demokrasi. Tunisia juga sama dengan kita, mayoritas Muslim, tetapi sangat menghargai perbedaan," ungkap Wamenlu Fachir.
 
Sementara itu, rencananya tahun depan, akan digelar BDF Chapter Germany. Namun, rencana itu belum dibahas lebih lanjut pada hari ini.
 
"Belum (dibahas). Tetapi yang penting kita akan memberikan pengalaman kita yang di Tunisia agar bisa bermanfaat di Berlin," tutup dia.
 
BDF ke-10 kali ini dibuka oleh Wakil Presiden RI Jusuf Kalla dan dihadiri oleh Presiden Nauru. 
 
103 delegasi dari 96 negara plus tujuh organisasi internasional juga turut hadir dalam gelaran forum ini. 



(FJR)