Menlu Apresiasi Kesepakatan Repatriasi Bangladesh-Myanmar

Marcheilla Ariesta    •    Jumat, 24 Nov 2017 18:25 WIB
konflik myanmarrohingyapengungsi rohingya
Menlu Apresiasi Kesepakatan Repatriasi Bangladesh-Myanmar
Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi apresiasi langkah kesepakatan repratriasi Bangladesh-Myanmar (Foto: Marcheilla Ariesta).

Jakarta: Penandatangan kesepakatan repatriasi antara Bangladesh dan Myanmar telah dilakukan. Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi sangat mengapresiasi langkah tersebut.
 
Menlu Retno menuturkan, ini adalah waktunya kedua negara untuk melangkah bersama menyelesaikan masalah krisis kemanusiaan di sana.
 
"Saya sebelumnya berkomunikasi dengan Menlu Bangladesh karena mereka kemarin sudah menandatangani kesepakatan repatriasi. Semoga kesepakatan ini cepat diimplementasikan," kata Menlu Retno saat ditemui di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Jumat, 24 November 2017.
 
Menurut dia, repatriasi merupakan salah satu solusi untuk menyelesaikan krisis kemanusiaan. Usai penandatanganan kesepakatan repatriasi ini, kedua negara akan membentuk kelompok kerja bersama untuk mengimplementasi kesepakatan ini.
 
Retno menjelaskan, dua bulan setelah kelompok bersama ini mencapai kesepakatan, repatriasi akan segera dimulai. Di dalam kesepakatan tersebut disebutkan perumahan, shelter, kehidupan ekonomi dan lain-lain.
 
"Rekonstruksi di wilayah juga dibahas dalam kesepakatan tersebut," imbuhnya.
 
Dalam pertemuan informal di sela konferensi Asian Europe Meeting (ASEM), para menteri luar negeri berkumpul dan membahas mengenai persiapan infrastruktur. Banyak negara yang berniat membantu Myanmar. "Dan kita mendukung hal itu," lanjut dia.
 
Pemimpin Myanmar Aung San Suu Kyi mencapai kesepakatan untuk menerima pengungsi Rohingya dalam pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Bangladesh Abul Hassan Mahmood di Nay Pyi Daw, Kamis (23/11).
 
"Kami siap menerima kembali para pengungsi secepatnya setelah Bangladesh mengirimkan daftar identitas para pengungsi kepada kami," kata Menteri Tenaga Kerja, Imigrasi dan Kependudukan Myanmar Myint Kyaing.
 
Sebelumnya, Myanmar juga mengatakan bahwa pemulangan tersebut berlaku bagi seluruh pengungsi Rohingya yang telah memenuhi verifikasi data dan dokumen. Naypyidaw menyatakan akan menjamin keamanan repatriasi bagi para pengungsi yang memenuhi syarat verifikasi.



(FJR)