Korsel Sita Minyak yang Ditransfer ke Kapal Korut

Willy Haryono    •    Jumat, 29 Dec 2017 16:04 WIB
korea utara
Korsel Sita Minyak yang Ditransfer ke Kapal Korut
Ilustrasi kapal. (Foto: Medcom.id)

Seoul: Korea Selatan memeriksa dan menyita sementara kapal asal Hong Kong pada Oktober lalu atas tuduhan menyalurkan produk olahan minyak ke sebuah kapal berbendera Korea Utara (Korut). Transfer minyak ini dinilai melanggar sanksi dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) terhadap Korut.

The Lighthouse Winmore, kapal yang disewa sebuah perusahaan Taiwan dan membawa sekitar 600 ton produk minyak dari pelabuhan Yeosu di Korsel, memindahkan sebagian muatannya ke sebuah kapal Korut pada 19 Oktober.

Otoritas bea cukai Korut memeriksa kapal tersebut dan menyita sementara muatan, sebelum akhirnya dipulangkan ke Pelabuhan Yeosu pada 24 November. 

Sebelumnya kapal tersebut pernah ke Yeosu pada 11 Oktober untuk mengambil minyak asal Jepang, dan bertolak ke tujuan akhirnya di Taiwan. Namun alih-alih ke Taiwan, kapal itu justru memindahkan muatan minyaknya ke kapal berbendera Korut, Sam Jong 2 dan tiga kapal lainnya di perairan internasional.

"Ini merupakan kasus khusus yang menunjukkan Korut berusaha menghindari sanksi PBB dengan menggunakan jaringan ilegal," kata seorang pejabat Kementerian Luar Negeri Korsel, seperti dikutip AFP, Jumat 29 Desember 2017. 

"Aksi ini akan dilaporkan ke komite sanksi Dewan Keamanan PBB," lanjut dia. 

Sam Jong 2 adalah satu dari empat kapal Korut yang dilarang PBB untuk berlabuh di sejumlah pelabuhan internasional. Larangan dikeluarkan DK PBB pada Kamis kemarin.


(WIL)

Myanmar Sepakat Terima 1.500 Rohingya Setiap Pekan

Myanmar Sepakat Terima 1.500 Rohingya Setiap Pekan

4 hours Ago

Myanmar menyanggupi akan menyediakan tempat penampungan sementara bagi Rohingya yang kembali.

BERITA LAINNYA