Indonesia Inginkan Samudera Hindia Jadi Sumber Kemakmuran Bersama

Patricia Vicka    •    Selasa, 13 Sep 2016 18:19 WIB
iora
Indonesia Inginkan Samudera Hindia Jadi Sumber Kemakmuran Bersama
Simposium IORA akan bahas potensi-potensi besar Samudera Hindia (Foto: Patricia Vicka/MTVN)

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Kementerian Luar Negri bersama Badan Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan (BPPK) akan menyelenggarakan Simposium International Organisasi Regional Indian Ocean Rim Association (IORA). 
 
Simposium akan berlangsung dua hari pada 14-15 September 2016 di hotel Hyatt Regency Yogyakarta. Pelaksanaan simposium dilakukan dalam rangka menyambut 20 tahun terbentuknya IORA.
 
Tema yang diusung dalam simposium ini adalah The 20th Anniversary of Iora: Learning from the Past and Charting the Future. Symposius ke-20 ini akan menjadi wadah tukar pikiran dan pendapat para anggota IORA dan juga memetakan tantangan yang dihadapi anggota IORA di kedepannya.
 
Sekretaris Jenderal IORA K.V Bhagirath menjelaskan setidaknya ada enam hal utama yang akan dibahas dalam symposium antara lain perdagangan dan investasi, Management penanggulangan bencana, pariwisata dan budaya, edukasi dan akademik.
 
"Misalnya dalam hal penanggulangan bencana di mana Indonesia yang sudah berpengalaman mengatasi bencana bisa membagikannya pada anggota Iora lainnya," tutur Bhgirath dalam konferensi pers di Hotel Hyatt Regency, Yogyakarta, Selasa (13/9/2016).
 
Salah satu aspek penting lainnya yang akan dibahas adalah bagaimana memperkuat keamanan maritim di wilayah Samudera Hindia untuk meningkatkan kegiatan perekonomian dan perdagangan di antara Negara-negara IORA. Pasalnya Samudera Hindia adalah wilayah jalur perdagangan yang sangat padat akan aktifitas ekonomi karena dilewati dua pertiga kapal tanker di seluruh dunia.
 
Staf ahli Menlu bidang Kelembagaan Salman Al Farisi menjelaskan, Indonesia sebagai Ketua IORA periode 2015- 2017 akan menekankan pentingnya menjaga kedamaian dan ketertiban di antara Negara pesisir di Samudra Hindia melalui peningkatan kerja sama. Tujuan menjadikan Negara-negara pesisir di Samudra Hindia saling bekerjasama memanfaatkan samudera itu demi kemakmuran bersama.
 
"Kita ingin Samudera Hindia menjadi sumber kemakmuran bersama bukan konflik seperti yang terjadi di Laut China Selatan. Maka Indonesia ingin membawa ketertiban dan kedamaian diantara Negara IORA," tutupnya.
 
Simposium IORA akan dibuka esok pagi oleh Wakil Menteri Luar Negeri RI A.M Fachir dan akan dihadiri oleh sekitar 90 perwakilan dari 21 negara anggota IORA. 
 
IORA sendiri adalah organisasi tingkat dunia yang beranggotakan negara pesisir yang berbatasan langsung dengan Samudera Hindia. Organisasi ini pertama kali berdiri pada 1997 atas inisiasi seruan Nelson Mandela untuk memperkuat kerja sama Negara di Asia dan Afrika. Kini IORA beranggotakan 21 negara diantaranya Australia, Indonesia, Singapura, Tanzania, Thailand, Yaman dan Somalia. 



(FJR)