Turki Minta Dukungan Internasional soal Pengungsi asal Suriah

Sonya Michaella    •    Jumat, 19 May 2017 17:05 WIB
krisis suriah
Turki Minta Dukungan Internasional soal Pengungsi asal Suriah
Akademisi dari Turki, Nursin Ategoslu ketika ditemui di Hotel Borobudur Jakarta dalam acara Jakarta Geopolitical Forum, Jumat 19 Mei 2017. (Foto: MTVN/Sonya Michaella)

Metrotvnews.com, Jakarta: Konflik di Suriah memaksa para warganya mengungsi ke negara lain, termasuk ke Turki.

Tidak hanya itu, warga Suriah pun juga memasuki negara-negara Eropa melalui Turki. 

"Saat ini sekitar enam juta pengungsi ada di Turki dan kami memang ada rencana untuk membuat kantong-kantong pengungsi, namun sepertinya tidak terlalu didukung oleh dunia internasional," ucap akademisi dari Turki, Nursin Ategoslu ketika ditemui dalam acara Jakarta Geopolitical Forum (JGF), di Hotel Borobudur Jakarta, Jumat 19 Mei 2017.

Maka dari itu, lanjutnya, Turki sangat membutuhkan bantuan dunia internasional untuk merealisasikan rencana Turki ini. 

Pekan lalu, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan baru saja bertemu dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Hal ini menunjukkan keinginan Turki melebarkan kerja sama dengan Negara Adidaya tersebut.

"Turki memang akan terus bekerja sama dengan AS dalam memerangi ISIS. Tak hanya itu, dua negara juga pasti akan mencari jalan keluar untuk konflik Suriah," kata Ategoslu

ISIS merujuk pada kelompok militan Islamic State (ISIS) yang melancarkan sebagian besar aksinya di Suriah dan Irak. 

Pertemuan antara Erdogan-Trump digelar saat hubungan kedua negara diwarnai ketegangan, setelah AS menolak mengekstradisi ulama ternama Fethullah Gulen yang kini tinggal di Pennsylvania, AS.

Turki meyakini Gulen mendalangi upaya kudeta yang digagalkan pada Juli 2016. Namun, Gulen telah berulang kali membantah tudingan itu.



(WIL)