Antusiasme Pelajar Indonesia Serbu Pameran Pendidikan AS

Sonya Michaella    •    Sabtu, 16 Sep 2017 14:21 WIB
indonesia-as
Antusiasme Pelajar Indonesia Serbu Pameran Pendidikan AS
Dubes AS Joseph R. Donovan saat membuka pameran pendidikan AS di Jakarta (Foto: Sonya Michaella/Metrotvnews.com).

Metrotvnews.com, Jakarta: Pameran pendidikan Amerika Serikat (AS) digelar di Jakarta. Sekitar 18 universitas Negeri Paman Sam menawarkan program studi S2-nya kepada calon mahasiswa dari Indonesia.
 
Sejak awal dibuka, terlihat sudah banyak calon mahasiswa dari Indonesia yang mengantre untuk melihat pameran pendidikan ini. Mereka terlihat antusias untuk memilih kampus mana yang akan mereka tuju nantinya.
 
Duta Besar AS untuk Indonesia, Joseph R. Donovan secara resmi membuka pameran ini dan turut mengundang para Warga Negara Indonesia (WNI) yang ingin melanjutkan studi S2 mereka untuk bersekolah di AS.
 
"Saya mengajak para WNI yang ingin melanjutkan studi S2 untuk belajar di AS. Negeri yang indah dan mengutamakan toleransi, sama seperti Indonesia," kata Dubes Donovan dalam pidato pembukaannya di Hotel Fairmont, Jakarta, Sabtu 16 September 2017.
 
"Belajar di luar negeri, terutama di AS akan meningkatkan kemitraan dua negara melalui people to people contact dari mahasiswa Indonesia. Ini akan semakin mempererat hubungan AS dan Indonesia," lanjut dia.
 
Dubes Donovan mengatakan, mahasiswa internasional di AS kini jumlahnya meningkat mencapai satu juta orang. Jumlah ini diharapkan terus meningkat setiap tahunnya.
 
"Selain sebagai negara toleransi dan demokrasi, AS juga memiliki banyak kebudayaan. Jika kalian bersekolah ke sana, pertukaran budaya antar kedua negara harus dilakukan," tutur dia.


Dubes Donovan menghapiri seorang pelajar yang ingin mencari tahu tentang pendidikan AS (Foto: Sonya Michaella/Metrotvnews.com).

 
Menggelar pameran pendidikan di Jakarta adalah salah satu cara Pemerintah AS untuk terus mengembangkan kemitraan strategis dengan Indonesia, lewat pendidikan.
 
"Banyak perusahaan di Indonesia didirikan oleh WNI yang merupakan lulusan Amerika," ungkap mantan perwakilan AS di Tiongkok ini.
 
Pemerintah AS juga sudah bekerja sama dengan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi RI, sejak lama, untuk memberikan beasiswa kepada WNI lewat program beasiswa USAID.
 
Menutup pidatonya, Dubes Donovan meyakinkan kembali para WNI yang hadir di pameran yang digelar di Hotel Fairmont hari ini untuk melanjutkan studi di AS karena AS memiliki banyak universitas top di dunia.

(FJR)