Dikelilingi Negara Nuklir, RI Harus Siap Siaga

Sonya Michaella    •    Rabu, 17 May 2017 13:24 WIB
nuklir
Dikelilingi Negara Nuklir, RI Harus Siap Siaga
Diskusi 'Nuklir: Ancaman dan Manfaat', di Kementerian Luar Negeri RI (Foto: Sonya Michaella/Metrotvnews.com).

Metrotvnews.com, Jakarta: Pekan ini, tepatnya Minggu 14 Mei kemarin, Korea Utara (Korut) baru saja meluncurkan uji coba misil balistik terbarunya yang membawa hulu ledak nuklir jarak menengah.
 
Uji coba nuklir dari Korut ini disadari bahwa lokasinya cukup dekat dengan Indonesia. Ternyata, Indonesia juga dikelilingi negara yang memiliki senjata nuklir di mana bisa menjadi ancaman bagi Indonesia sendiri.
 
Negara-negara yang memiliki senjata nuklir yang paling tidak dekat dengan Indonesia adalah Korut, India, Pakistan, dan Tiongkok.
 
"Ancaman nuklir itu sebenarnya tinggal nunggu Korut lupa 'mencet' (senjata nuklir) atau Donald Trump lupa mencet juga," ujar Direktur Keteknikan dan Kesiapan Nuklir Badan Pengawas Nuklir (BAPETEN), Dedik Eko Sumargo, dalam diskusi 'Nuklir: Ancaman dan Manfaat', di Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta, Rabu 17 Mei 2017.
 
Menurut Dedik, situasi dan kondisi ini musti menjadikan Indonesia untuk terus mengembangkan sistem kemampuan siap siaga dan keamanan nuklir.
 
"Jika ada ledakan (nuklir) di Korut atau Jepang atau bahkan di AS apakah Indonesia terdampak? Pasti terdampak bisa lewat air atau udara juga, apakah Indonesia sudah siap belum?" tutur dia.
 
Dedik menegaskan, bukan sama sekali Indonesia tidak siap, tetapi sangat terbatas dan tidak bisa menanggulangi semua ancaman nuklir.
 
"Sistem kita tidak mulai dari zero, kita sudah bangun sistem, tapi kalau meledak di negara tetangga kita harus siap siagakan nuklir. Dan, kalau nuklir itu jatuh ke pulau Jawa ya kita cuma bisa berdoa saja," ungkap dia lagi.



(FJR)