Militer Filipina Jatuhkan Bom di Dua Desa dekat Marawi

Sonya Michaella    •    Senin, 07 Aug 2017 12:27 WIB
terorisme di filipina
Militer Filipina Jatuhkan Bom di Dua Desa dekat Marawi
Salah satu pemandangan sudut kota Marawi. (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Manila: Militer Filipina menjatuhkan bom di area pertempuran utama yaitu Barangay Lilod dan Marinaut dengan menggunakan pesawat pengintai Orion P-3 serta dua pesawat jet FA50.

Bom dijatuhkan sekitar pukul 07.20 pagi, waktu setempat pada Sabtu 5 Agustus kemarin. Selain bom, tembakan artileri juga sempat terdengar di wilayah yang sama.

Dikutip dari Inquirer, Senin 7 Agustus 2017, militer Filipina tampak menjadi lebih agresif untuk menumpas kelompok militan Maute. 

Jumat 4 Agustus kemarin, Presiden Filipina Rodrigo Duterte juga kembali mengunjungi medan pertempuran yang lokasinya tak jauh dari Marawi, yaitu Barangay Kilala, sebuah desa yang terletak tak jauh dari Lilod.

"Ini mendekati akhirnya. Sedikit kesabaran lagi untuk membunuh semua militan," kata Duterte.

Ia menaiki helikopter yang mendarat di sebuah pos keamanan dekat markas Brigade Infanteri 103. Duterte didampingi oleh Menteri Pertahanan Delfin Lorenzana dan Kepala Angkatan Bersenjata Filipina Jenderal Eduardo Ano.

"Saya harap Anda bisa membersihkan Kota Marawi dari militan dan menyingkirkan mereka," tegas Duterte kepada semua pasukan.

Kelompok Maute sendiri dikabarkan sudah mulai terdesak di Marawi. Sejak bentrokan pecah pada dua bulan lalu, wilayah kekuasaan dan jumlah militan Maute terus berkurang.

Militer Filipina juga dilaporkan berhasil mematahkan kendali sekitar 80 militan yang tersisa di dua desa utara di Marawi.





(WIL)