Kemenlu dan Kemendikbud RI Dukung Gelaran ASEAN Literary Festival

Sonya Michaella    •    Rabu, 02 Aug 2017 17:01 WIB
asean
Kemenlu dan Kemendikbud RI Dukung Gelaran ASEAN Literary Festival
Ribuan warga memadati Kawasan Kota Tua untuk menikmati libur lebaran, Jakarta, Selasa 27 Juni 2017. (Foto: Susanto Santo/MI)

Metrotvnews.com, Jakarta: Indonesia harus mengambil peran dan inisiatif yang lebih besar untuk menjadi pemimpin di Asia Tenggara. Hal ini sehubungan dengan usia ASEAN yang akan menginjak usia ke-50 pekan depan.

Sebagai bagian dari perayaan 50 tahun ASEAN, ASEAN Literary Festival (ALF) yang keempat akan kembali digelar.

Kali ini, gelaran festival sastra budaya berlokasi di kawasan wisata Kota Tua, Jakarta, yang dimulai Kamis besok hingga 6 Agustus mendatang.

"Sangat istimewa sekali karena untuk keempat kalinya, festival ini dapat dilaksanakan lagi. Festival ini mendapat dukungan dari pemerintah, yaitu Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Luar Negeri dan Sekretariat ASEAN," kata novelis sekaligus penggagas ASEAN Literary Festival, Okky Madasari, kepada wartawan di Museum Keramik, kawasan Kota Tua, Jakarta, Rabu 2 Agustus 2017.

Sekretariat ASEAN mendanai ASEAN Literary Festival. Sementara helatan ASEAN Food Festival digelar atas prakarsa Kementerian Luar Negeri yang nantinya akan menghubungkan sejumlah Kedutaan Besar negara ASEAN di Jakarta lewat makanan khas negara masing-masing.

"Pemerintah dukungannya kuat sekali. ALF yang kedua sempat dibuka Menlu Marty Natalegawa dan yang tahun lalu oleh Menlu Retno Marsudi. Tahun ini, diharapkan Mendikbud Muhajir Effendi bisa membuka festival ini," lanjut Okky.


Okky Madasari (dua kanan). (Foto: MTVN/Sonya Michaella)

Terkait dengan ALF, menurut Okky, tingkat kesadaran masyarakat Indonesia dan Asia Tenggara harus lebih ditambah lewat sastra dan budaya.

"Sastra dan budaya itu menjadi salah satu komponen penting untuk membentuk pemahaman dan people to people contact antar masyarakat ASEAN," ungkap dia.

Okky berharap lokasi Kota Tua bisa mendunia lewat festival ALF. Tiga gelaran ALF sebelumnya dilaksanakan di Taman Ismail Marzuki, Jakarta.

"Pertama kalinya digelar di Kota Tua, kita harap ini bisa menjadi ajang promosi wisata Indonesia, tidak hanya di ASEAN, tapi juga negara-negara mitranya," lanjutnya.


(WIL)