Dirudung Skandal, Menhan Jepang Mengundurkan Diri

Fajar Nugraha    •    Jumat, 28 Jul 2017 11:27 WIB
politik jepang
Dirudung Skandal, Menhan Jepang Mengundurkan Diri
Tomomi Inada mundur dari posisi sebagai Menhan Jepang (Foto: Times of India).

Metrotvnews.com, Tokyo: Menteri Pertahanan Jepang Tomomi Inada pada Jumat 28 Juli mengumumkan pengunduran diri dari jabatannya. Alasan pengunduran diri diduga terkait caranya menutupi sebuah dokumen laporan militer.
 
"Saya memutuskan untuk mengundurkan diri sebagai menteri pertahanan," ujar Inada, kepada media, seperti dikutip The Star, Jumat 28 Juli 2017.
 
"Untuk itu saat menyerahkan surat pengunduran diri kepada perdana menteri dan sudah diterima," jelasnya.
 
Inada yang selama ini dikenal sebagai orang dekat Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, ditunjuk sebagai menteri pertahanan pada Agustus 2016. Saat itu, namanya dianggap sebagai sosok perdana menteri Jepang di masa depan.
 
Tetapi hampir satu tahun menjabat sebagai Menhan Jepang, Inada dilanda kontroversi berulang-ulang. Skandal terbesar adalah cara kemenhan menutupi laporan dari pasukan perdamaian Jepang yang bertugas di Sudan Selatan memperlihatkan keamanan yang memburuk.
 
PM Abe meminta maaf
 
Abe yang menjabat sebagai PM Jepang pada Desember 2012 lalu, dihadapkan pada angka popularitas yang menurun dalam beberapa pekan. Hal ini terkait skandal dan kasus korupsi yang dihadapi oleh anggota Partai Liberal Demokrat (LDP), termasuk Inada.
 
Atas keputusan mundur Inada, PM Abe langsung meminta maaf kepada rakyat Negeri Sakura.
 
"Saya meminta maaf dari lubuk hati yang paling dalam, atas situasi tercipta saat ini," tutur PM Abe.
 
Kepada rakyat Jepang Abe menyebutkan dirinya bertanggungjawab penuh atas penunjukkan Inada. Untuk sementara waktu posisi Tomomi Inada akan dipegang oleh Menteri Luar Negeri Fumio Kishida.



(FJR)