Rakyat Pakistan Ikuti Pemilu Sela, Ujian bagi Dinasti PM Sharif

Arpan Rahman    •    Minggu, 17 Sep 2017 16:41 WIB
Rakyat Pakistan Ikuti Pemilu Sela, Ujian bagi Dinasti PM Sharif
Nawaz Sharif digulingkan karena tidak bisa mengumumkan gaji bulannya. (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Lahore: Rakyat Pakistan mulai memberikan suara mereka, Minggu 17 September 2017, dalam pemilihan umum sela untuk mengisi kursi parlemen yang kosong ditinggalkan Perdana Menteri Nawaz Sharif. Pemilu sela akan menjadi ujian dukungan bagi dinasti Sharif menjelang pemilihan umum 2018.

Partai Liga Muslim (PML-N) yang berkuasa di bawah kepemimpinan Nawaz Sharif berharap kemenangan gemilang di kota timur Lahore akan menunjukkan bahwa dukungan bagi dinasti tersebut tidak tergerus. Mahkamah Agung telah memberhentikan Sharif pada Juli lalu.

Putri Sharif, Maryam, mempelopori kampanye PML-N bagi ibunya Kulsoom -- yang menjadi kandidat PML-N kendati sedang menjalani perawatan kanker di London dengan Nawaz mendampingi di sisinya.

Maryam, yang dilihat oleh beberapa pemimpin PML-N sebagai pemimpin masa depan, telah membingkai pemungutan tersebut: sebagai kesempatan bagi para pemilih menunjukkan kepada pengadilan bahwa partainya masih tetap kuat.

"Maukah Anda membalas dendam karena suara Anda yang tidak dihormati?" Maryam bertanya kepada para pendukungnya pada sebuah kampanye baru-baru ini, seperti disitat Reuters, Minggu 17 September 2017.

Pemimpin oposisi Imran Khan berupaya menegakkan keberhasilan perjuangan anti-korupsinya, dengan membuat terobosan ke basis kekuatan Sharif di Punjab. 


Seorang warga menggunakan hak pilihnya di Lahore pada 2015. (Foto: AFP)

Mahkamah Agung pada Juli lalu mencopot Sharif dari jabatan Perdana Menteri Pakistan. Pasalnya, dia tidak mengumumkan gaji bulanannya, yang setara dengan USD2.722, dari perusahaan yang dimiliki anaknya. 

Sharif -- yang telah memegang kekuasaan dua kali pada 1990-an -- saat itu menjadi perdana menteri untuk kali ketiga. Sharif membantah menerima gaji tersebut.

Khan menggiring pemilu sela ke arah isu mengenai korupsi. Ia menuduh pemerintah provinsi Punjab, yang dikelola saudara laki-laki Nawaz, Shahbaz, menyelewengkan sumber daya negara guna membantu kampanye PML-N.

"Perdana menteri Anda memiliki beberapa real estate paling mahal di dunia -- semuanya atas nama putrinya. Sementara separuh anak-anak di negara ini kekurangan gizi," kata Khan dalam sebuah demonstrasi pada Sabtu.

Analis memperkirakan PML-N akan menang lagi. Namun partai Khan akan membangun momentum menjelang pemilu 2018 jika calon PTI Yasmin Rashid, seorang ginekolog dari daerah tersebut, secara substansial memperkecil selisih perolehan suara PML-N sebesar 40.000 dari 2013.

"PTI akan sangat senang jika marginnya jadi kecil. Itu akan menjadi kemenangan bagi mereka," kata Hasan Askri, analis politik.
(WIL)

Bersama Membantu Rohingya

Bersama Membantu Rohingya

1 hour Ago

AUNG San Suu Kyi oleh dunia internasional sesungguhnya dinilai memiliki semua prasyarat yang diperlukan…

BERITA LAINNYA