Badai Tropis di Filipina Tewaskan Lebih dari 100 Orang

   •    Minggu, 24 Dec 2017 01:00 WIB
badai
Badai Tropis di Filipina Tewaskan Lebih dari 100 Orang
Ilus badai.

Manila: Badai tropis di bagian selatan Filipina memicu tanah longsor dan banjir bandang. Bencana tersebut merenggut nyawa lebih dari 100 orang.

"Sementara puluhan orang lain hilang," kata Polisi dan Pejabat Badan Penanggulangan Bencana, seperti dilansir dari Antara, Minggu 24 Desember 2017.

Lebih 100 kematian dilaporkan di beberapa tempat termasuk 60 di kota Tubod,El Salvador di Provinsi Lanao del Norte. Di Provinsi Zamboanga del Norte, polisi mengatakan, 42 orang meninggal di kota Sibuco dan Salug.

Tiga orang meninggal di Provinsi Bukidnon, sementara para politisi di Provinsi Lanao del Sur mengatakan, 18 orang tenggelam dalam banjir bandang.

Sebanyak 64 orang diberitakan hilang akibat banjir-banjir dan tanah longsor, demikian hasil penghitungan oleh para pejabat dan polisi.

Sebagian besar korban meninggal pada Jumat 22 Desember malam di Mindanao, pulau utama di selatan.

Polisi dan Pejabat Badan Penanggulangan Bencana mengatakan banyak warga mengabaikan peringatan untuk meninggalkan kawasan pesisir dan tepi sungai.

"Banyak yang tersapu ke laut, sementara permukaan air dengan cepat naik akibat pasang tinggi," kata salah satu pejabat badan tersebut Manuel Luis Ochotorena.

Dia bilang warga  tidak pernah memperhatikan peringatan sebab mereka mengira badai yang menghantam adalah badai lemah, namun ternyata sebaliknya hingga menjebabkan hujan turun terus menerus.

?Filipina dilanda oleh sekitar 20 topan tiap tahun, menyebabkan kematian dan kerusakan, biasanya komunitas-komunitas paling miskin paling terkena dampak.



(SCI)