Jokowi Teken Kesepakatan Perlindungan Pekerja Migran di ASEAN

Nur Azizah    •    Rabu, 15 Nov 2017 05:00 WIB
ktt aseanpresiden jokowi
Jokowi Teken Kesepakatan Perlindungan Pekerja Migran di ASEAN
Presiden Joko Widodo saat pleno KTT ASEAN ke-31 di Manila, Filipina -- Foto: Biropers Istana

Manila: Presiden Joko Widodo menandatangani ASEAN Consensus on the Protection and Promotion of the Rights of Migrant Workers atau nota kesepakatan perlindungan pekerja migrant di ASEAN. Kesepakatan ini ditandatangani oleh sembilan kepala negara dan kepala pemerintahan.

Acara tersebut menjadi agenda terakhir dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-31 di Convention Center (PICC) Manila, Filipina, pada Selasa malam, 14 November 2017. Setalah hampir satu dekade, ASEAN akhirnya setuju mengenai perlindungan hak-hak pekerja migran.

Negosiasi ASEAN Consensus yang berawal sejak tahun 2009 merupakan tindak lanjut ditandatanganinya ASEAN Declaration on the Protection and Promotion of the Rights of Migrant Workers oleh ASEAN Leaders pada tanggal 13 Januari 2007 di Cebu, Filipina.

Selama delapan tahun terakhir, Indonesia terus berupaya untuk memberikan perlindungan maksimal terhadap warga negara Indonesia, baik yang berada di dalam maupun luar negeri.

Pemerintah Indonesia juga turut memperjuangkan agar ASEAN melindungi hak-hak dasar pekerja migran beserta anggota keluarganya. Indonesia juga meminta negara ASEAN melindungi pekerja migran yang menjadi undocumented.

Selain itu, ASEAN Consensus juga mengatur hak-hak keluarga pekerja migran, termasuk hak untuk mengunjungi pekerja migran yang bekerja di salah satu negara AS.

 


(Des)