Dua Reaktor Nuklir di Jepang akan Dihidupkan Kembali

Willy Haryono    •    Selasa, 28 Mar 2017 15:59 WIB
nuklirpolitik jepang
Dua Reaktor Nuklir di Jepang akan Dihidupkan Kembali
Fasilitas nuklir Takahama di kota Takahama, Fukui, Jepang. (Foto: AFP/Jiji)

Metrotvnews.com, Osaka: Sebuah pengadilan banding di Jepang memutuskan bahwa dua reaktor nuklir yang sempat dibekukan akan kembali dihidupkan. Ini merupakan kemenangan bagi Perdana Menteri Shinzo Abe dalam kebijakan sektor energi. 

Jepang menutup semua reaktor nuklir setelah krisis Fukushima pada 2011. Sejak saat itu, Negeri Sakura bergantung pada impor bahan bakar fosil untuk menjalankan perekonomiannya. 

Karena adanya oposisi publik, hanya beberapa reaktor yang dihidupkan kembali. Namun Abe berulang kali menegaskan bahwa Jepang, negara yang minim sumber daya alam, membutuhkan tenaga nuklir. 

Dalam putusan Pengadilan Tinggi Osaka di Jepang bagian barat, Selasa 28 Maret 2017, disebutkan bahwa reaktor nuklir No 3 dan No 4 di Takahama, prefektur Fukui, akan dinyalakan kembali. 

Keduanya sempat ditutup atas putusan sebuah pengadilan yang tingkatannya lebih rendah di sebuah kota di Fukui. Ketika itu, Maret tahun lalu, pengadilan meminta Kansai Electric Power (KEPCO) untuk menghentikan operasi di dua reaktor.

Di luar gedung Pengadilan Tinggi Osaka, sejumlah orang menilai hakim tidak mempertimbangkan keinginan masyarakat yang tinggal dekat kedua reaktor. 

"Keputusan yang tidak adil karena mengabaikan opini nasional dan publik regional," tulis sebuah spanduk di luar gedung pengadilan. Aktivis antinuklri juga mengecam keras putusan terbaru.

"Meski semua ini tidak terlalu mengejutkan dalam sistem peradilan Jepang, keputusan membuka jalan bagi KEPCO untuk menghidupkan kembali dua reaktor yang memiliki masalah serius dalam bidang keamanan," ungkap Kendra Ulrich dari Greenpeace Jepang.


(WIL)