Trauma Psikis Intai 12 Anak Terjebak di Gua Thailand

Marcheilla Ariesta    •    Selasa, 03 Jul 2018 21:13 WIB
thailand
Trauma Psikis Intai 12 Anak Terjebak di Gua Thailand
12 anak-anak terjebak di sebuag gua di Thailand dan saat ini ditemukan selamat (Foto: AFP).

Washington: Sebanyak 12 anak dinyatakan selamat usai hampir 10 hari terjebak dalam gua yang gelap. Namun, kini muncul kekhawatiran mengenai psikis mereka.
 
Baca juga: Tim Sepakbola Anak Thailand Ditemukan Setelah 9 Hari Terjebak di Gua.
 
Anak-anak itu ditemukan dua penyelam Inggris di dalam gua dengan keadaan lemas di bagian gua yang tinggi. Mereka terperangkap air yang membanjiri dalam gua.
 
Para bocah harus segera dikeluarkan begitu air surut dengan cara dipompa atau menyelam dengan bantuan tabung udara. Namun, Dr. Seema Yasmin, pengamat medis, mengatakan terjebak dalam kegelapan dalam waktu lama bisa menimbulkan keresahan dan ketakutan.
 
"Ada dampak psikologis, ketakutan dan keresahan soal kapan, bagaimana atau apakah mereka bisa diselamatkan karena volume air meningkat, selain itu, kedalaman lumpur juga bertambah," katanya kepada CNN, Selasa 3 Juli 2018.
 
Dampak trauma ini bisa terjadi jika saat diselamatkan, anak-anak tidak mendapat perawatan psikologis. Dia mengatakan, laiknya berkaca pada insiden 33 penambang Chile yang terperangkap 69 hari di kedalaman tanah 700 meter pada 2013 lalu.
 
"Bahkan ketika diselamatkan, trauma bisa mengintai satu hingga dua tahun ke depan," imbuhnya.
 
Hilangnya satu tim sepakbola ini telah menyita perhatian satu negeri dan memicu dukungan yang sangat kuat bagi pihak keluarga. Tim sepakbola ini diperkuat oleh anak-anak berusia antara 11 hingga 16 tahun. Bersama pelatihnya, mereka menjelajah gua tersebut pada 23 Juni.


(FJR)