Korut Ingin AS Bersikap Tulus Jelang Pertemuan Trump-Kim

Willy Haryono    •    Rabu, 09 May 2018 13:58 WIB
amerika serikatkorea utara
Korut Ingin AS Bersikap Tulus Jelang Pertemuan Trump-Kim
Presiden AS Donald Trumo (kanan) dan pemimpin Korut Kim Jong-un. (Foto: AFP/STR)

Pyongyang: Korea Utara mengingatkan Amerika Serikat untuk bersikap "tulus" dan menahan diri melakukan sesuatu yang dapat merusak atmosfir kerja sama menjelang pertemuan Presiden Donald Trump dengan Kim Jong-un. 

"AS harus tahu bahwa mereka lebih baik menahan diri dari mengucapkan kata-kata atau melakukan tindakan yang dapat merusak atmosfir menjelang pertemuan," tulis surat kabar Rodong Sinmun milik Partai Pekerja Korut. 

"Tidak hanya itu, AS juga harus menunjukkan sikap tulus sesuai situasi saat ini," lanjutnya, seperti dikutip Yonhap

Korut juga mengingatkan bahwa AS berisiko membahayakan keamanan nasionalnya jika melanjutkan "kebijakan mengancam" terhadap Pyongyang. 

Pernyataan terbaru Korut muncul saat Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo tiba di Pyongyang, Rabu 9 Mei 2018. Ia datang untuk memaparkan beberapa detail mengenai rencana pertemuan Trump dengan Kim, yang disebut-sebut dapat berlangsung bulan ini. 

Kunjungan Pompeo dilakukan saat isu mengenai tiga warga AS yang ditahan Korut muncul ke publik. Ada laporan ketiganya telah dipindahkan dan akan dibebaskan.

Ini merupakan kunjungan kedua Pompeo ke Korut dalam kurun waktu kurang dari enam pekan. Di hari yang sama, pemimpin Tiongkok, Jepang dan Korea Selatan bertemu di Tokyo dalam membahas isu Korut.

Selasa kemarin, Kim diam-diam bertemu Presiden Tiongkok Xi Jinping di kota Dailan. Kunjungan ke Tiongkok tersebut adalah kali kedua dilakukan Kim, setelah sebelumnya datang diam-diam ke Beijing. 

Sementara itu, Trump mengaku sudah menentukan tempat dan tanggal pertemuan dengan Trump, meski tidak menyebutkan detailnya kepada awak media. Ia pernah mengaku ingin agar pertemuan digelar di Zona Demiliterisasi (DMZ), di tempat yang sama saat Kim dan Presiden Korsel Moon Jae-in bertemu.


(WIL)