Gua Tempat Terperangkapnya 12 Anak Thailand Dijadikan Museum

Arpan Rahman    •    Kamis, 12 Jul 2018 18:04 WIB
thailand
Gua Tempat Terperangkapnya 12 Anak Thailand Dijadikan Museum
Gua yang menjadi tempat terperangkapnya 12 anak-anak dan seorang pelatih sepakbola di Thailand (Foto: AFP).

Tham Luang: Tim penyelamat yang menolong klub sepak bola belia Thailand jauh di dalam gua yang banjir membongkar situs kerja mereka, Kamis 12 Juli. Seketika rencana muncul untuk mengubah tempat itu menjadi museum sebagai penghargaan atas operasi yang gagah berani.
  
Baca juga: Kisah Penyelamatan Bocah di Gua Thailand Akan Difilmkan.

Setidaknya satu rumah produksi film sudah siap bekerja membuat film Hollywood untuk para penyelam heroik, penjelajah, dan petugas medis yang mempertaruhkan hidup mereka demi membebaskan kesebelasan "Wild Boars".
 
Rekaman menakjubkan dari penyelamatan itu dirilis Rabu menunjukkan anak-anak -- usia 11 sampai 16 tahun -- yang ditandu untuk diselamatkan.
 
Semuanya juga terlihat duduk dengan riang di tempat tidur rumah sakit, di mana mereka diinapkan dalam kamar isolasi sampai dokter yakin mereka tidak mengidap penyakit berbahaya selama lebih dari dua pekan dalam kegelapan.
 
Para pekerja, Kamis, mengemasi pompa air industri, mesin kelas berat, dan peralatan konstruksi di mulut gua Tham Luang, yang telah menjadi pusat komando berteknologi tinggi selama perburuan 18 hari.
 
Kepala penyelamat Narongsak Osottanakorn mengatakan kepada wartawan bahwa situs itu nanti diubah menjadi museum yang memamerkan pakaian dan peralatan yang digunakan selama penyelamatan dramatis.
 
"Saya yakin ini akan menjadi sorotan lain di Thailand," katanya. "Turis akan datang berkunjung," tambahnya, seperti dinukil dari AFP, Kamis 12 Juli 2018.
 
Sekitar 50 orang bekerja di lokasi itu, kata penjaga Taman Nasional, Pinitpong Wongma kepada AFP, sambil menambahkan bahwa dia memperkirakan pekerjaan akan berlanjut hingga setidaknya sampai Minggu.
 
"Tidak ada yang diizinkan masuk ke dalam gua sama sekali meskipun masih ada banyak peralatan di sana karena ketinggian air telah meningkat sejak misi penyelamatan," katanya.
 
Penyelamatan tim "Wild Boars" masih dirayakan di Thailand saat 12 anak laki-laki dan pelatih mereka yang berusia 25 tahun pulih di rumah sakit setempat.
 
Surat kabar The Nation menyebut operasi itu sebagai "Kemenangan Kerjasama Global" di halaman depan Kamis, sementara Bangkok Post menerbitkan kolase gambar orang-orang yang terlibat di bawah judul "Kalian Pahlawan."
 
Kisah itu dimulai pada 23 Juni ketika para pemain berjalan memasuki kompleks gua Tham Luang usai latihan sepak bola. Kemudian terperangkap ketika banjir hujan menghadang jalan keluar mereka.
 
Sembilan hari kemudian penyelam asal Inggris menemukan kelompok yang merana dan lapar berjongkok di langkan empat kilometer di dalam gua.
 
Selama minggu berikutnya, para ahli dari seluruh penjuru dunia turun di Thailand utara dan tim penyelamat memompa lebih dari 50 kali kolam renang ukuran olimpiade.
 
Para awak media besar internasional terdiri lebih dari 1.000 wartawan berkumpul di mulut gua yang memberi info penonton di seluruh dunia dengan setiap putaran siaran penyelamatan dramatis sampai kesimpulan yang menggembirakan pada Selasa.
 
Minat dunia yang antusias dalam berita itu memicu pembicaraan langsung tentang buku dan film.
 
Michael Scott, mitra pengelola rumah produksi Pure Flix, mengatakan bahwa perusahaan itu bermaksud untuk membuat film tentang misi melawan segala kemungkinan.
 
Scott, yang tinggal di Thailand dan pergi ke lokasi di Chiang Rai saat bocah-bocah itu ditarik ke tempat yang aman, membuat pengumuman pada Selasa malam di Twitter dalam sebuah video.
 
"Kami di sini benar-benar melihat ini sebagai sebuah film yang dapat menginspirasi jutaan orang di seluruh dunia," kata Scott.
(FJR)