Memaknai Imlek Bagi Perwakilan Dagang Taiwan untuk Indonesia

Harianty    •    Selasa, 20 Feb 2018 14:20 WIB
imlektaiwan
Memaknai Imlek Bagi Perwakilan Dagang Taiwan untuk Indonesia
Perwakilan dagang Taiwan (TETO) di Indonesia, John Chen (Foto: Fajar Nugraha).

Jakarta: Warga keturunan Tionghoa di seluruh dunia bergembira menyambut Tahun Baru Imlek,dan masing-masing memiliki cara yang berbeda menyambut Imlek.
 
Perwakilan dagang Taiwan (TETO) di Indonesia, John Chen dalam wawancara khusus bersama Medcom.id 13 Februari 2018, berbagi pengetahuan mengenai tradisi Imlek. Berikut perbincangan Medcom.id, bersama John Chen:
 
Menurut Anda, Imlek adalah festival seperti apa? Bisa ceritakan sedikit mengenai sejarah Imlek?
Untuk saya atau semua warga keturunan Tionghoa lainnya, tahun baru Imlek adalah perayaan yang paling penting, sebagian besar masyarakat dengan hati yang bergembira menyambut festival Tahun Baru Imlek.
 
Asal mula Tahun Baru Imlek memiliki berbagai legenda, sebenarnya legenda yang paling umum adalah, zaman dahulu kala ada monster kuno yang disebut 'Nian', bentuknya seperti singa, namun memiliki kaki dan sifatnya sangat kejam. Setiap akhir tahun, karena cuaca sangat dingin, di atas gunung tidak ada yang bisa dimakan, kemudian ia pergi menuruni gunung mencari makanan, apa saja yang dilihatnya akan dimakan
 
Dia juga suka memakan manusia, oleh karena itu, orang zaman dulu sangat takut akan kedatangannya, tapi tidak menemukan cara untuk melawannya. Suatu hari 'Nian' pergi ke sebuah desa dan melihat warga desa yang mengenakan baju merah sedang membakar potongan bambu, dan saat bambu dibakar keluarlah suara yang keras. Melihat warna merah, juga mendengar suara keras, dia pun melarikan diri, kemudian orang-orang menyadari bahwa Nian yang kejam itu takut dengan suara keras, juga takut dengan warna merah. 
 
Beritapun tersebar dengan cepat, semua orang tahu bahwa setiap kali di waktu ini, yaitu di akhir penanggalan lunar, maka warga mempersiapkan benda berwarna merah, kertas bertulis puisi dan dekorasi berwarna merah, amplop merah dan lain-lain. Mereka kemudian menyalakan petasan untuk membuat suara kencang, juga menabuh genderang, jika 'Nian' datang maka akan membuatnya takut. Ternyata cara ini cukup ampuh, 'Nian' tidak lagi menjadi ancaman bagi manusia,dengan demikian semua orang melalui tahun dengan aman dan damai. Semua orang saat bertemu saling mengucapkan selamat, dan ini adalah permulaan Tahun Baru. 
 
Apa makna Imlek bagi Anda?
Saat musim dingin, kerabat dan teman, terutama anggota keluarga, saat masa sibuk panen telah berlalu, semuanya berkumpul di rumah saat Imlek tiba, membuang barang-barang yang lama, membeli barang baru, menyambut harapan baru, yang kemudian perlahan-lahan menjadi kebiasaan. Saat tahun baru imlek semua sanak saudara teman keluarga semua berkumpul, terutama keluarga, lalu makan makanan enak.
 
Pada saat tahun baru Imlek tiba , orang dewasa juga menyemangati anak-anak, memberikan amplop merah(angpau) kepada mereka, selain memberikan mereka harapan di tahun Baru, juga sebagai uang saku untuk mereka, memberi mereka keberuntungan. Menurut saya, saat inilah dimana orang-orang makan bersama, memberikan amplop merah, saling mengucapkan selamat, menempel hiasan ucapan tahun baru, menyalakan petasan dan menabuh genderang, ini adalah asal mula kegiatan yang meriah.


 
Apa yang biasa dilakukan saat malam sebelum Tahun Baru Imlek?
Berdoa kepada Yang Diatas, umat Tionghoa adalah warga beragama, di langit ada yang Esa. Kemudian menyiapkan amplop merah untuk diberikan kepada anak-anak,orangtua, selain itu membeli barang Tahun Baru serta menyiapkan kue keranjang. 
 
Pada malam sebelum tahun baru, semua orang berkumpul dengan keluarga untuk makan bersama, orang dewasa mempersiapkan amplop merah untuk diberikan kepada anak-anak, atau yang lebih tua, misalnya, jika yang lebih muda berhasil dalam karirnya dan merasa sudah dapat 'berbakti', maka ini adalah saat yang tepat untuk memberikan amplop merah kepada orangtua. 
 
Bagaimana perayaan Tahun Baru Imlek di Taiwan?
Perayaan Tahun Baru imlek di Taiwan sangat meriah, hari pertama tahun baru, orang-orang bangun lebih awal, selain beribadah ke kuil juga mengunjungi kerabat dan teman, yang kami sebut  'Zou Chun' atau berkeliling saat tahun baru Imlek tiba. 
 
Di Taiwan, saat Tahun baru adakah hal yang tidak boleh dilakukan?
Tahun baru Imlek adalah saatnya membuang yang lama dan mengganti yang baru , biasanya di malam sebelum tahun baru Imlek membuang barang-barang lama dan sudah tidak dipakai lagi, menjadikan rumah bersih dan baru.
 
Biasanya saat memasuki tahun baru, usahakan tidak menyapu rumah, jangan buang sampah, jangan sampai kekayaan di dalam rumah tersapu bersih, jika ingin membersihkannya harus saat sebelum Imlek. Saat Imlek tiba tidak membersihkan rumah, barang-barang dibiarkan utuh.
 
Apa saja ucapan yang disampaikan saat Imlek?
Gong xi fa cai, selamat tahun baru, semoga sukses disegala hal atau lihat tahun tersebut adalah shio apa, dan tahun ini adalah tahun anjing, dalam bahasa Mandarin anjing juga disebut 'Quan', jadi bisa dikatakan 'shi quan shi mei', yang artinya 'sempurna'  atau 'Gou nian xin da yun' yang artinya 'tahun anjing penuh keberuntungan' atau 'Gou nian wang wang,' yang artinya 'tahun anjing menyalak',  biasanya berhubungan dengan makna kemakmuran.
 
Bagaimana warga Taiwan merayakan Cap Gomeh?
Festival Cap Gomeh di Taiwan sangat meriah, karena Cap Gomeh adalah hari terakhir perayaan tahun baru imlek, pada saat itu biasanya diadakan perayaan terakhir menyambut tahun baru, biasanya membuat lampion, parade lentera, dan kemudian di Taiwan perlahan menjadi festival lampion.
 
Seperti di Taiwan, tahun depan, kota-kota akan mengadakan festival lampion, misalnya festival lampion di Taipei dan Kao Hsiung, juga festival lampion skala nasional yang dulu diadakan di Taipei dan sekarang akan diadakan di berbagai tempat di Taiwan. 
 
Tahun ini, festival lampion akan diadakan di Chiayi County secara besar-besaran,dan menjadi festival lampion skala internasional yang sangat terkenal. Festival lampion tahun ini adalah tahun anjing, maka akan ada lampion dengan model anjing yang terdiri dari 20.000 lampu LED.

Adakah pengalaman tahun baru Imlek yang tak terlupakan?
Karena saya adalah seorang diplomat dan ditempatkan di berbagai negara, pernah ditempatkan di Singapura, Brunei, New York, Miami, Selandia Baru, Afrika Selatan, Sao Tome dan Principe, kini di Indonesia. Di setiap tempat punya cara yang berbeda dalam merayakan Tahun Baru Imlek, dan yang paling istimewa saat saya menjadi perwakilan Taiwan untuk Sao Tome dan Principe.
 
Karena hanya sedikit warga Tionghoa di sana, pada dasarnya tidak ada perayaan Tahun Baru Imlek, Satu-satunya hal yang bisa kita lakukan adalah mengajak rekan kerja, keluarga, teman untuk berbincang-bincang ,makan dan bernyanyi bersama. Ini adalah perayaan imlek paling sepi di sepanjang hidup saya, dan memiliki kesan yang sangat dalam.  
 
Apa perbedaan Imlek di masing-masing tempat?
Biasanya tempat yang makin banyak warga Tionghoa, yang masih mempertahankan tradisi Tionghoa, maka perayaan imlek semakin ramai. Misalnya, saya berada di New York selama lima tahun, di New York banyak orang Tionghoa, terutama di daerah Flushing. Setiap tahun, perayaan imlek disana selalu ada parade. 
 
Pada saat di Selandia Baru, seperti Auckland  juga ada banyak warga Tionghoa, dan ada sejumlah kecil warga Tionghoa di Wellingtons. Kegiatan Tahun Baru Imlek di Auckland juga memiliki ciri khas budaya Tiongkok, tergantung masing-masing tempat.

 
Menurut Anda, apa perbedaan perayaan tahun baru imlek di Taiwan dan Indonesia?
Tentu saja di Taiwan lebih meriah dari Indonesia, warga Tionghoa di Indonesia juga tidak sedikit.  Warga Tionghoa di Indonesia merayakan  tahun baru imlek cukup tenang, tidak ada kembang api atau tarian liong barongsai di jalanan. Biasanya melakukan kegiatan yang lebih umum seperti makan bersama dengan keluarga . Pada hari pertama Tahun Baru, semua saling mengunjungi, bersilaturahmi. 
 
Kami menyadari bahwa di Indonesia, walaupun mayoritas bukan warga Tionghoa, tapi saat bertemu saling mengucapkan selamat tahun baru, dekorasi dijalan juga bernuansa tahun baru Imlek, terlihat sangat meriah. Walaupun tidak ada tarian liong dan barongsai, tidak menyalakan petasan, juga tidak terlalu ramai, namun suasana Tahun Baru Imlek nya sangat kental.
 
Apa perbedaan perayaan tahun baru imlek di Taiwan dan Tiongkok?
Taiwan mempertahankan tradisi Tionghoa dengan cukup baik, perayaan hari besar tradisional juga lebih meriah, sementara di Tiongkok, terutama setelah terjadi revolusi beberapa tradisi telah hilang, namun masih sangat mempertahankan budaya Tahun Baru Imlek, budaya berkumpul bersama dan berdoa untuk kedamaian. 
 
Setiap kali tiba Tahun Baru Imlek , maka di Tiongkok ada tradisi 'mudik', saat itu orang yang bekerja di berbagai daerah akan pulang ke kampung halaman mereka untuk berkumpul dengan keluarga. Pada saat itu, akan ada pergerakan ratusan juta orang dalam beberapa hari,  sekaligus pergerakan manusia terbesar di bumi, dan ini adalah keistimewaan dari imlek di Tiongkok. 
 
Lalu lintas di Taiwan sangat nyaman, oleh karena itu tidak akan terjadi mudik besar seperti di Tiongkok. Di satu sisi,  penduduk Taiwan tidak sebanyak Tiongkok, jadi tidak akan ada mudik skala besar seperti di Tiongkok. Meskipun demikian, semua orang diusahakan untuk pergi keluar dan berwisata menyambut tahun baru imlek, selain menyambut suasana musim semi, juga memiliki kesempatan untuk mengunjungi teman dan sanak keluarga, misalnya suami mengunjungi keluarga istrinya,atau istri pulang ke rumah orang tuanya. 
 
Apa harapan Anda di tahun yang baru?
Tentu saja harapan terbesar saya sebagai perwakilan Taiwan di Indonesia adalah semoga kerja sama kami dengan Indonesia dapat berjalan dengan baik, hubungan kedua pihak lebih kuat. Pada saat yang sama, saya berharap semua rekan kerja kami, keluarga dari rekan kerja dan keluarga saya aman damai, segala hal berjalan sesuai keinginan, semua pengusaha Taiwan di Indonesia dapat berhasil dalam bisnis mereka.

(FJR)