Pengacara Siti Aisyah Sesalkan Jaksa Tak Sebut 4 Tersangka Korut

Sonya Michaella    •    Senin, 06 Nov 2017 17:21 WIB
pembunuhan kim jong-nam
Pengacara Siti Aisyah Sesalkan Jaksa Tak Sebut 4 Tersangka Korut
Siti Aisyah melakukan reka ulang peristiwa pembunuhan di Bandara Kuala Lumpur International Airport (KLIA) 2, Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa 24 Oktober 2017. (Foto: Antara/AGUS SETIAWAN)

Metrotvnews.com, Kuala Lumpur: Pengacara Siti Aisyah, Gooi Soon Seng, menyesalkan bahwa jaksa tidak menyebutkan empat tersangka asal Korea Utara (Korut) dalam persidangan kasus pembunuhan kakak tiri pemimpin Korut Kim Jong-un yang bernama Kim Jong-nam.

“Jaksa belum menyebutkan keterlibatan empat tersangka asal Korut dalam sidang tadi pagi. Dalam kasus ini, mereka tersangka utama,” kata Gooi dalam video yang diterima Metrotvnews.com, Senin 6 November 2017.

Empat tersangka asal Korut ini belum ditangkap, apalagi tersentuh hukum Malaysia, walaupun pencarian sudah dibantu oleh Interpol dan juga foto paspor keempat tersangka sudah beredar luas di media internasional.

Dua tersangka, Siti Aisyah asal Indonesi dan Doan Thi Huong asal Vietnam mengaku ditipu empat pria asal Korut ini yang diduga kuat melarikan diri ke Korut pula. Keduanya mengaku hanya menjalani syuting adegan acara reality show dan mereka berdua dibayar.

“Keempat tersangka utama ini diketahui juga pernah pergi ke Kamboja dan Indonesia sebelum kabur ke Korut,” ungkap Gooi.

Keempat tersangka ini diidentifikasi sebagai warga Korut atas nama Ri Ji Hyon, Hong Song Hac, O Jong Gil, dan Ri Jae Nam.

“Namun, ada yang memakai nama samaran James. Tetapi, tidak jelas mana yang memakai nama samaran. Mereka juga saling bertukar nama,” ucap dia lagi.

Persidangan Siti Aisyah akan berlangsung secara maraton dimulai 2 Oktober kemarin hingga 30 November. Pada 2 Oktober sampai 12 Oktober merupakan sidang pembacaan tuntutan, termasuk mendengarkan keterangan 10 saksi ahli yang diajukan jaksa penuntut umum.

Siti Aisyah didampingi tim PWNI Kedutaan Besar RI (KBRI) Kuala Lumpur, tim pengacara dari firma hukum Gooi dan Azzura, serta sejumlah pakar. Dalam mendampingi Siti Aisyah, tim melakukan konsultasi dengan berbagai pakar dari Indonesia maupun negara lain.

 


(WIL)