Usai Uji Nuklir, Indonesia Desak Korut Patuhi Resolusi DK PBB

Fajar Nugraha    •    Sabtu, 10 Sep 2016 07:24 WIB
nuklir korea utara
Usai Uji Nuklir, Indonesia Desak Korut Patuhi Resolusi DK PBB
Prajurit Korsel perhatikan pengumuman tentang uji coba nuklir Korut (Foto: Reuters)

Metrotvnews.com, Jakarta: Korea Utara (Korut) pada Jumat 9 September melakukan uji coba nuklir kelima. Pemerintah Indonesia menyesalkan ulah Korut tersebut.
 
"Pemerintah Indonesia sangat menyesalkan uji coba nuklir yang dilakukan oleh Republik Demokratik Rakyat Korea (Korut) pada 9 September 2016," tegas pernyataan Kementerian Luar Negeri RI, dalam keterangan tertulis yang diterima Metrotvnews.com, Jumat (9/9/2016).
 
Uji coba nuklir kelima yang dilakukan oleh Korut ini, dianggap tidak sejalan dengan semangat untuk menciptakan perdamaian dan stabilitas di kawasan dan dunia.
 
"Uji coba nuklir tersebut bertentangan dengan Comprehensive Test Ban Treaty (CTBT) dan semangat yang terkandung dalam perjanjian tersebut serta merupakan pelanggaran atas kewajiban Republik Demokratik Rakyat Korea berdasarkan resolusi Dewan Keamanan PBB no. 1718 (2006), 1874 (2009), 2087 (2013), dan 2270 (2016)," imbuh pernyataan tersebut.
 
"Indonesia mendesak Korea Utara untuk sepenuhnya mematuhi kewajiban internasionalnya termasuk dengan melaksanakan resolusi-resolusi Dewan Keamanan PBB terkait," pungkas pernyataan ini.
 
Pemerintah Indonesia juga mengimbau semua pihak untuk menahan diri serta mengedepankan diplomasi dan dialog untuk menciptakan situasi yang kondusif bagi perdamaian dan stabilitas di kawasan.
 
Pada pertemuan KTT ASEAN-Korea Selatan (Korsel) 7 September lalu, Presiden Joko Widodo membahas mengenai Korut). Presiden pun mendesak Korut melakukan denuklirisasi.
 
Presiden pun mendesak Korut harus menghormati semua Resolusi Dewan Keamanan PBB terkait dengan denuklirisasi. (Baca: Presiden Desak Korut Lakukan Denuklirisasi http://internasional.metrotvnews.com/asia/Wb7ODrab-presiden-desak-korut-lakukan-denuklirisasi).

 

Kegeraman Jepang dan Korsel terhadap Korut

Pemerintah Jepang dan Korea Selatan (Korsel) memastikan bahwa Korea Utara (Korut) melakukan uji coba nuklir kelima. Hal ini dipastikan setelah terdeteksi gempa berkekuatan 5,3 SR di Korut.
 
Juru Bicara Pemerintah Jepang Yoshihide Suga mengonfirmasi gempa berkuatan 5,3 SR itu adalah imbas dari tes nuklir Korut.  (Baca: Jepang dan Korsel Konfirmasi Korut Lakukan Uji Nuklir http://internasional.metrotvnews.com/asia/GNlj0xyk-jepang-dan-korsel-konfirmasi-korut-lakukan-uji-nuklir).

Menurut Suga, ini sesuatu hal yang tidak bisa ditolerir sebagai negara. Jepang pun mengajukan kecaman keras serta protes yang melalui jalur kedutaan kami di Beijing, Tiongkok.

Sedangkan Presiden Korsel Park Geun-Hye menegaskan, satu-satunya yang bisa didapat oleh pemerintahan Kim Jong-Un saat melakukan uji coba nuklir, adalah sanksi yang lebih tegas dari komunitas internasional dan disertai isolasi. Park menambahkan provokasi yang dilakukan oleh Korut akan membawa negara itu dalam kondisi hancur.
 


(FJR)

Hillary Clinton Janjikan Biaya Kuliah Gratis

Hillary Clinton Janjikan Biaya Kuliah Gratis

18 hours Ago

Dalam kampanyenya bersama Bernie Sanders, Calon Presiden Amerika Serikat Hillary Clinton menyatakan…

BERITA LAINNYA