Presenter Berita Korut Akui Uji Coba Nuklir Kelima

Fajar Nugraha    •    Jumat, 09 Sep 2016 16:58 WIB
nuklir korea utara
Presenter Berita Korut Akui Uji Coba Nuklir Kelima
Presenter berita Korut akui tes nuklir (Foto: Jiji)

Metrotvnews.com, Pyongyang: Presenter berita ternama Korea Utara (Korut) mengonfirmasi uji coba nuklir kelima negaranya. Konfirmasi ini disiarkan secara khusus usai uji nuklir tersebut.
 
Siaran khusus ini dilakukan pada pukul 1.00 siang waktu Pyongyang, tanpa ada notifikasi. Konfirmasi pun dilayangkan beberap jam setelah uji coba nuklir.
 
Menggunakan baju tradisional berwarna merah muda dipadukan dengan hitam, Ri Chun Hee sambil tersenyum mengumumkan tentang uji coba nuklir itu melalui televisi KCTV
 
"Uji coba nuklir terbaru membawa Korut ke tingkat yang lebih tinggi," ujar Ri, dalam siarannya, seperti dikutip Jiji, Jumat (9/9/2016).
 
"Apa yang dilakukan menunjukkan bahwa Korea Utara mampu memproduksi hulu ledak nuklir yang bisa ditempatkan di rudal balistik," lanjutnya.
 
"Standarisasi hulu ledak nuklir ini memungkinkan Korea Utara memproduksi variasi hulu ledak nuklir yang lebih kecil, ringan dan lebih beragam," tegas Ri.
 
Presenter ternama Korut itu, selalu muncul di saat Korut ingin mengumumkan pencapaian terbaru dari negaranya. Ri sebelumnya terpilih untuk mengumumkan kematian pendiri Korut Kim Il-sung dan putranya Kim Jong-Il.
 
Jepang dan Korea Selatan geram dengan uji nuklir
 
Pemerintah Jepang dan Korea Selatan (Korsel) memastikan bahwa Korea Utara (Korut) melakukan uji coba nuklir kelima. Hal ini dipastikan setelah terdeteksi gempa berkekuatan 5,3 SR di Korut.
 
Juru Bicara Pemerintah Jepang Yoshihide Suga mengonfirmasi gempa berkuatan 5,3 SR itu adalah imbas dari tes nuklir Korut.  (Baca: Jepang dan Korsel Konfirmasi Korut Lakukan Uji Nuklir http://internasional.metrotvnews.com/asia/GNlj0xyk-jepang-dan-korsel-konfirmasi-korut-lakukan-uji-nuklir).
 
Menurut Hide, ini sesuatu hal yang tidak bisa ditolerir sebagai negara. Jepang pun mengajukan kecaman keras serta protes yang melalui jalur kedutaan kami di Beijing, Tiongkok.
 
Pengamat Korea Selatan mengatakan, ini menjadi uji coba nuklir kelima dan terbesar yang pernah dilakukan Korut. Guncangan gempa sendiri terjadi di dekat lokasi tes nuklir milik Korut.
 
Mereka menyebutkan lokasi uji coba tes nuklir itu berlangsung di dekat Punggye-ri, wilayah Kilju. Korsel pun mengecam uji coba tersebut yang dianggap sebagai pelanggaran berat atas resolusi Dewan Keamanan PBB.
 
Presiden Korsel Park Geun-Hye menegaskan, satu-satunya yang bisa didapat oleh pemerintahan Kim Jong-Un saat melakukan uji coba nuklir, adalah sanksi yang lebih tegas dari komunitas internasional dan disertai isolasi. Park menambahkan provokasi yang dilakukan oleh Korut akan membawa negara itu dalam kondisi hancur.



(FJR)