Krisis Rakhine, Menlu RI Segera Hubungi Menlu Negara ASEAN

Sonya Michaella    •    Senin, 04 Sep 2017 18:02 WIB
konflik myanmarrohingyapengungsi rohingya
Krisis Rakhine, Menlu RI Segera Hubungi Menlu Negara ASEAN
Menlu Ri Retno Marsudi dengan pemimpin de facto Myanmar, Aung San Suu Kyi dalam pertemuan hari ini di Nay Pyi Taw. (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Jakarta: Bertemu dengan pemimpin de facto Myanmar, Aung San Suu Kyi, Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi menyampaikan keprihatinan dan amanah dari masyarakat Indonesia atas krisis kemanusiaan di Rakhine State.

"Situasi di Rakhine cukup kompleks. Jika November tahun lalu saya hanya lakukan pembicaraan dengan Suu Kyi, maka kali ini saya juga bicara dengan beberapa otoritas lain," kata Menlu Retno dalam sambungan telepon dengan program Metro Hari Ini, Senin 4 September 2017.

"Dalam rangkaian pertemuan tadi, Indonesia menyampaikan kita siap membantu dan memberikan kontribusi. Indonesia tidak hanya berteriak, tetapi membantu sehingga fokus kita pada masalah kemanusiaan dapat terwujud," lanjut dia.

Terkait krisis ini, Menlu Retno mengaku akan menghubungi koleganya para menlu ASEAN untuk membicarakan bantuan kemanusiaan.

"Saya akan melakukan komunikasi dengan para Menlu ASEAN terkait bantuan kemanusiaan. Indonesia dan ASEAN termasuk di antara pihak yang terlibat dalam penyaluran bantuan kemanusiaan. Ini langkah yang patut kita apresiasi," ungkap Menlu Retno.

Di samping itu, Menlu Retno juga berharap agar Myanmar bisa menuju negara yang demokratis dari pengalaman Indonesia. Pembicaraan ini pun sudah dimulai dari beberapa waktu yang lalu.

"Saya sampaikan kita siap lakukan kerja sama untuk reformasi, improvisasi dan kerja sama lain untuk soal ini," tutur dia.

Semalam, Menlu Retno telah tiba di Yangon, Myanmar. Kedatangannya disambut Dubes Ito dan dua pejabat tinggi Myanmar, yaitu Deputi Direktur Jenderal Protokol U Zaw Thomas O dan Dirjen Strategic Study Kemenlu Myanmar Daw Khay Thi.

Kemudian pada Selasa 5 September 2017, Menlu Retno akan kembali melakukan pertemuan dengan Menlu Bangladesh di Dhaka, Bangladesh. Pada pertemuan itu, keduanya akan membahas tentang nasib pengungsi Rohingya.





(WIL)