Balas Misil Korut, AS-Korsel Gelar Latihan Gabungan

Sonya Michaella    •    Sabtu, 29 Jul 2017 11:13 WIB
nuklir korea utara
Balas Misil Korut, AS-Korsel Gelar Latihan Gabungan
Korut kembali tembakkan misil balistik antarbenua yang kedua kalinya. (Foto: KCNA)

Metrotvnews.com, Seoul: Merespons uji coba peluncuran misil balistik antarbenua Korea Utara (Korut) yang kedua kali, militer Amerika Serikat (AS) dan Korea Selatan menggelar latihan gabungan dengan menembakkan misil balasan.

Latihan ini digelar pada pagi hari ini dan dinyatakan sejumlah amunisi akan dipergunakan, termasuk Sistem Rudal Taktis dan misil Hyunmoo II milik Korsel.

Latihan seperti ini pernah dilakukan AS dan Korsel saat Korut menembakkan misil balistik antarbenua pertamanya pada 4 Juli kemarin.

Dikutip dari Sky News, Sabtu 29 Juli 2017, Sistem Rudal Taktis dapat dikerahkan berulang kali dan mempunyai kemampuan menyerang dalam jarak jauh.

"Sistem ini memungkinkan AS dan Korsel membidik target di segala kondisi cuaca," sebut pernyataan resmi dari militer AS.

Menteri Pertahanan AS, James Mattis menegaskan uji coba misil balistik ICBM Korut sebagai provokasi. Namun, AS masih tetap ingin mencari solusi diplomatik.

Juru bicara Pentagon, Jeff Davis pun menegaskan harus ada kesiapan untuk melindungi AS dan sekutu dari segala serangan atau provokasi.

Peluncuran ini dilakukan di Provinsi Jangang, Pyongyang dan terjadi pada 23.41, semalam. Misil ini dikabarkan mencapai ketinggian lebih dari tiga ribu kilometer dan diklaim Korut sebagai peluncuran yang sukses.

Sementara itu, Presiden Korea Selatan Moon Jae-in memimpin sebuah pertemuan darurat pada Sabtu dini hari dan memutuskan Seoul akan mempersiapkan langkah-langkah independen untuk menghadapi ancaman misil Korut.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres juga mengeluarkan pernyataan yang sangat mengecam misil balistik antarbenua tersebut.

 


(FJR)