Konhor Nepal Berniat Bangun Sister City antara Magelang-Lumbini

Sonya Michaella    •    Rabu, 13 Sep 2017 15:46 WIB
indonesia-nepal
Konhor Nepal Berniat Bangun <i>Sister City</i> antara Magelang-Lumbini
Konsul Kehormatan Nepal di Jakarta, Bally Saputra Datuk Janosati (paling kanan) (Foto: Sonya Michaella/ Metrotvnews.com).

Metrotvnews.com, Jakarta: Menilik hubungan Indonesia dan Nepal yang sudah terjalin dari 1960 silam, dalam rangka lebih mengeratkan lagi, Konsul Kehormatan Nepal di Jakarta, Bally Saputra Datuk Janosati akan membangun sister city antara Magelang dan Lumbini.
 
"Prosesnya masih berjalan. Kita juga sinergikan dengan Kementerian Luar Negeri untuk mewujudkan sister city ini. Magelang dan Lumbini sama-sama menjadi destinasi wisatawan dari masing-masing negara," kata Bally kepada awak media, di Konsulat Kehormatan Nepal, bilangan Cawang, Jakarta, Rabu 13 September 2017.
 
Di Magelang, terdapat Candi Borobudur yang merupakan candi umat Buddha. Candi Borobudur juga pernah masuk sebagai Tujuh Keajaiban Dunia. Sebaliknya, Taman Lumbini di Nepal diyakini warga setempat sebagai tempat lahir dari Siddharta Gautama atau Budha.
 
"Jadi kita berharap, dengan adanya sister city ini, warga dari Indonesia dan Nepal bisa bergantian mengunjungi. Kita harap Magelang-Lumbini bisa menjadi wisata religi umat Buddha," ungkap Bally lagi.
 
Dikatakan pula bahwa warga Nepal pun memiliki kesamaan dengan warga Indonesia yang beragam tetapi tetap berjalan bersama beriringan.
 
"Warga Nepal itu juga memiliki beragam suku, ras, bahasa. Sama seperti Indonesia yang juga beragam penduduknya," ungkap dia.
 
Hubungan diplomatik Indonesia dan Nepal dibentuk pada 1960 silam. Keragaman budaya dan bahasa juga suku dan ras menjadi salah satu elemen penting yang mempersatukan Indonesia-Nepal.
 
Pascagempa pada 2015 silam, kondisi perekonomian Nepal semakin membaik. World Bank bahkan memprediksi and perekonomian Nepal tahun ini akan tumbuh 50 persen, jauh melonjak ketimbang 0,6 persen pada tahun 2016. Salah satu pemicunya adalah kondisi politik yang semakin stabil, selain produksi agrikultur yang terus membaik. 

(FJR)